Tampilkan postingan dengan label LIVEGAME30B. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIVEGAME30B. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Agustus 2017

Asal Usul Suku Jawa Dalam Sejarah

Garasisejarah - Suku Jawa merupakan suku dengan jumlah populasi terbanyak (sekitar 100 juta orang menurut data tahun 2011) di Indonesia berawal layaknya kelompok etnis Indonesia, kebanyakan termasuk masyarakat Sunda yang ada di Jawa Barat. Nenek moyang masyarakat Jawa adalah orang purba yang berasal dari Austronesia, sebuah spesies yang diperkirakan berasal dari sekitaran Taiwan dan bermigrasi melewati Filipina sebelum akhirnya tiba di pulau Jawa pada tahun 1.500 dan 1.000 sebelum masehi. Suku etnis Jawa memiliki banyak sub-etnis seperti misalnya orang Mataram, orang Cirebon, Osing, Tengger, Boya, Samin, Naga, Banyumasan, dan masih banyak lagi. Dewasa ini, mayoritas suku Jawa memproklamirkan diri mereka sebagai orang Muslim dan minoritasnya sebagai Kristen dan Hindu. Terlepas dari agama yang mereka anut, peradaban suku Jawa tidak pernah bisa dilepaskan dari interaksi mereka terhadap animisme asli yang bernama Kejawen yang telah berjalan selama lebih dari satu milenium, dan pengaruh kejawen tersebut juga masih banyak bisa kita temui dalam sejarah Jawa, kultur, tradisi, dan bidang seni lainnya. Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasan mengenai sejarah asal usul suku jawa berikut ini yang telah Kumpulan Sejarah rangkum dari berbagai sumber.


 
Jika membahas asal usul suku Jawa tidaklah jauh berbeda dengan asal usul orang Indonesia secara keseluruhan, yaitu pada saat ditemukannya fosil dari Homo erectus yang juga dikenal dengan nama “Manusia Jawa” oleh Eugene Dubois, seorang ahli anatomi Belanda pada tahun 1891 di Trinil. Fosil Homo erectus yang berhasil ditemukan, diperkirakan memiliki umur yang sudah luar biasa tua yaitu sekitar 700.000 tahun, menjadikannya salah satu spesies manusia kuno yang bisa ditemukan pada saat itu. Tidak berapa lama, di Sangiran juga ditemukan kembali fosil lainnya dari spesies yang sama pada tahun 1930 oleh Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald yang menemukan perkakas yang kelihatannya jauh lebih maju dibanding perkakas pada era sebelumnya dan umur dari peralatan-peralatan yang berhasil mereka temukan diperkirakan adalah 550.000 hingga 143.000 tahun.

Kepercayaan utama yang dianut oleh suku Jawa adalah animisme dan terus berlanjut seperti itu hingga akhirnya dai-dai Hindu dan Budha tiba ke Indonesia yang bermula dengan terjadinya kontak dagang dengan subkontinen India. Yang membuat masyarakat Jawa tertarik menganut agama-agama baru ini adalah karena mereka mampu menyatu dengan filosofi lokal Jawa yang unik. Tempat berkumpulnya kultur suku Jawa adalah Kedu dan Kewu yang ada di lereng Gunung Merapi sebagai jantung dari Kerajaan Medang i Bhumi Mataram. Beberapa dinasti-dinasti kuno seperti misalnya Sanjaya dan Syailendra juga menggunakan tempat tersebut sebagai pusat kekuatan mereka. Ketika Mpu Sendok memerintah, ibu kota kerajaan dipindahkan ke dekat Sungai Brantas pada abad 10, hal ini juga menyebabkan pergeseran pusat kebudayaan dan politik suku Jawa. Dipercaya perpindahan ini disebabkan oleh erupsi vulkanik gunung Merapi, tapi ada juga yang menganggap bahwa perpindahan ini disebabkan oleh serangan dari Kerajaan Sriwijaya.

Perkembangan suku Jawa mulai menjadi signifikan ketika Kertanegara memerintah Kerajaan Singasari pada akhir abad ke-13. Raja yang senang memperluas wilayahnya ini melakukan beberapa ekspedisi besar seperti misalnya ke Madura, Bali, Kalimantan, dan yang paling penting adalah ke pulau Sumatra. Akhirnya, Singasari berhasil menguasai perdagangan di selat Malaka menyusul kekalahan kerajaan Melayu. Dominasi kerajaan Singasari berhenti di tahun 1292 ketika terjadi pemberontakan oleh Jayakatwang yang berhasil mengakhiri hidup Kertanegara, dan Jayakatwang kembali dibunuh oleh Raden Wijaya yang merupakan anak dari Kertanegara. Nantinya, Raden Wijaya akan mendirikan Majapahit, salah satu kerajaan yang terbesar di Nusantara pada masa itu.

Ketika Majapahit mengalami banyak permasalahan tentang siapa yang menjadi penerus, beberapa perang sipil terjadi dan membuat Majapahit kehilangan kekuatan mereka sendiri. Ketika Majapahit mulai runtuh, pulau Jawa juga mulai berubah dengan berkembangnya Islam, dan keruntuhan Majapahit ini menjadi momentum bagi kesultanan Demak untuk menjadi kerajaan yang paling kuat. Kesultanan Demak ini nantinya juga memainkan peranan penting dalam menghalau kekuatan kolonial Portugis yang datang. Dua kali Demak menyerang Portugis ketika para kaum Portugis menundukkan Malaka. Demak juga dikenal dengan keberanian mereka menyerang aliansi Portugis dan Kerajaan Sunda. Kesultanan Demak kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Pajang dan Kesultanan Mataram, dan perubahan ini juga memaksa pusat kekuatan berpindah dari awalnya ada di pesisir Demak menuju Pajang di Blora, dan akhirnya pindah lagi ke Mataram tepatnya di Kotagede yang ada di dekat Yogyakarta sekarang ini.

Awal Migrasi Suku Jawa
 
Suku Jawa sendiri diperkirakan memiliki kaitan dengan migrasi penduduk Austronesia menuju Madagaskar pada abad pertama. Meski memang kultur utama dari migrasi ini lebih dekat dengan suku Ma’anyan di Kalimantan, beberapa bagian dari bahasa Malagasy sendiri diambil dari bahasa Jawa. Ratusan tahun setelahnya ketika periode kerajaan Hindu tiba, banyak saudagar Jawa yang bermukim di tempat-tempat lain di Nusantara. Pada akhir abad ke-15 menyusul runtuhnya Majapahit dan berkembangnya Muslim di pantai utara Jawa, banyak orang-orang Hindu dari Jawa yang bermigrasi ke Bali dan berperan dalam majunya kultur Bali.

Selain di dalam negeri, suku Jawa juga muncul di semenanjung Malaya sejak lama. Hubungan antara Malaka dan Jawa sendiri merupakan sebuah hal penting yang berperan besar dalam berkembangnya Islam di Indonesia karena banyak misionaris Islam yang dikirim dari Malaka ke beberapa daerah perdagangan di pantai utara Jawa. Migrasi-migrasi ini memperluas ruang lingkup yang harus ditelaah ketika para sejarawan menyelidiki jejak asal usul suku Jawa dalam sejarah.
 


 

Rabu, 02 Agustus 2017

Sejarah Perang Mu’tah – 3.000 Pasukan Muslim Melawan 200.000 Pasukan Romawi

Garasisejarah - Pada sekitar abad ke-7 hingga ke-11, terjadi beberapa seri perang yang melibatkan Muslim Arab dengan kerajaan Romawi Timur atau yang disebut juga dengan kerajaan Byzantine. Peperangan besar ini terjadi ketika ekspedisi Muslim yang ada di bawah pimpinan Rashidun dan kekhalifahan Umayyad baru saja dimulai pada awal abad ke-7, dan dilanjutkan oleh penerusnya hingga pertengahan abad ke-11. Salah satu perang ini merupakan perang besar yang dikenal dengan nama perang Mu’tah. Sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi sendiri dimulai pada tahun 8 Hijriah (sekitar tahun 629 Masehi) di sebuah desa di Mu’tah, bagian timur dari sungai Jordan dan Karak.


 
Sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi tidak akan dimulai tanpa sebelumnya ada sesuatu yang lebih besar, yaitu perselisihan antara pihak Byzantine dengan Muslim. Hal ini disebabkan oleh ledakan penduduk Arab dari Arab Peninsula pada tahun 630-an yang menyebabkan hilangnya sebagian besar area jajahan Byzantine di bagian selatan yaitu Syria dan Mesir yang berhasil direbut umat Muslim. Dalam rentang waktu 50 tahun, pasukan Muslim yang ada di bawah kekhalifan Umayyad yang agresif tak henti meluncurkan serangan berulang ke area Asia Minor yang saat itu menjadi daerah kekuasaan kerajaan Byzantine. Selain serangan, dua kali ancaman untuk penundukkan Konstantinopel juga dilayangkan.

Latar belakang perang Mu’tah sendiri terjadi ketika perjanjian Hudaybiyyah mengatur gencatan senjata antara kaum Quraish dan tentara yang mengatur kekuatan di Mekah. Badhan, pemerintah Sassani dari Yemen sudah mulai masuk Islam, begitu juga kaum-kaum yang ada di Arab Selatan, meningkatkan kekuatan militer di Madinah. Karena hal ini, Muhammad menjadi sedikit lebih bebas dan bisa fokus terhadap suku Arab yang ada di utara, yaitu Bilad al-Sham. Salah satu sejarawan Islam menyatakan bahwa pergerakan militer ke utara adalah karena perlakuan yang buruk pihak utara kepada utusan yang dikirim Muhammad, dimana utusan tersebut dibunuh. Yang menyebabkan kerajaan Byzantine ikut campur adalah karena kaum Bani Sulaym dan Dhat al Taih merupakan kaum yang ada dalam perlindungan Byzantine.

Sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi dimulai ketika pada awal tahun 8 Hijriah (sekitar tahun 629 Masehi), Muhammad menggerakkan pasukannya menuju area Jumada al-Awwal untuk ekspedisi singkat dengan tujuan menyerang dan menghukum kaum yang membunuh utusannya. Pemimpin pasukan ini ialah Zayd ibnu Haritha, dengan Jafar ibnu Abi Talib dan Abdullah ibnu Rawahah tepat di bawahnya. Pemimpin Ghassanid dipercaya telah mengetahui tentang serangan yang direncanakan oleh Muhammad ini, sehingga ia mulai menyiapkan pasukannya dan meminta bantuan dari Byzantine. Ada dua versi tentang siapa yang memimpin pasukan besar dari Romawi ini, dimana salah satu versi mengatakan bahwa pemimpinnya adalah Heraclius langsung, dan versi lain adalah adik dari Heraclius, yaitu Theodorus.

Ketika pasukan Muslim tiba di area timur Jordan dan mengetahui ukuran tentara yang dibawa oleh pasukan Byzantine, mereka menjadi takut. Mayoritas dari mereka ingin menunggu sebentar dan menunggu bantuan dari Madinah datang, tapi kemudian Abdullah ibnu Rawahah mengingatkan mereka tentang keinginan jihad, dan mempertanyakan apakah baik jika mereka menunggu sedangkan apa yang mereka inginkan ada di depan mereka. Mendengar pernyataan dari Abdullah tersebut, hati para pasukan tergerak, dan segala keraguan yang menghantui mereka beberapa saat lalu mendadak hilang sehingga mereka berani untuk terus maju ke medan perang melawan pasukan yang jumlahnya hampir 67 kali jumlah mereka sendiri.

Pertikaian pertama antara pihak Muslim dan Byzantine yang membuka sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi – terjadi di kamp mereka sendiri, di desa Musharif dimana mereka kemudian mundur ke Mu’tah. Baru di Mu’tah lah perang besar terjadi. Beberapa sumber Muslim mengatakan bahwa perang yang terjadi ini mengambil tempat di antara dua lembah dengan tinggi yang berbeda, dimana hal itu menetralkan superioritas jumlah yang dimiliki tentara Byzantine. Dalam perang ini, ketiga pemimpin pasukan Muslim tumbang satu persatu dimulai dari Zayd ibnu Haritha yang disusul oleh Jafar ibn Abi Talib dan Abdullah ibnu Rawahah setelahnya. Al-Bukhari melaporkan bahwa di bagian depan tubuh Jafar terdapat 50 luka tusuk. Melihat semangat tentara Muslim yang mulai menciut, Thabit ibnu Al-Arqam mengambil alih komando dan menyelamatkan pasukannya dari kehancuran total. Setelah perang selesai, para pasukan meminta Thabit menjadi pemimpin mereka yang ia tolak, dimana ia kemudian meminta Khalid ibnu al-Walid untuk memimpin.

Ketika perang, Khalid dilaporkan menggunakan 9 pedang yang seluruhnya rusak karena peperangan lanjutan yang terjadi sangatlah intens. Pada akhirnya, Khalid melihat bahwa situasi mereka sangat terdesak dan mulai bersiap untuk mundur. Ia terus mengonfrontasi Byzantine dalam pertikaian kecil, tapi menghindari pertikaian besar. Suatu malam, Khalid mengganti posisi pasukannya dan membawa rearguard yang telah dipasangkan bendera baru. Hal ini untuk membuat impresi bahwa ada pasukan tambahan yang dikirim dari Madinah. Khalid juga memerintahkan kepada para kavaleri untuk mundur ke belakang bukit pada malam hari agar gerakan mereka tidak diketahui oleh pihak Byzantine, dan kembali pada siang hari sambil menaikkan jumlah debu yang bisa mereka kumpulkan sebanyak mungkin. Hal ini menjadi bagian penutup sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi – dimana pihak Byzantine percaya akan adanya pasukan yang menolong dari Madinah, dan memutuskan untuk mundur.


 

Selasa, 01 Agustus 2017

Sejarah Pembangunan Menara Eiffel

 
Garasisejarah - Eiffel adalah salah satu bangunan paling terkenal di Paris, Prancis. Bahkan sejak dibangun pertama kali pada tahun 1889, menara ini telah dikunjungi setidaknya 200 juta orang dari berbagai belahan dunia. Pada tahun 2006 saja ada lebih dari 6 juta orang rela datang jauh-jauh untuk melihat struktur beton yang memiliki tinggi 325 meter ini.

Eiffel memiliki sejarah yang sangat panjang dalam pembangunannya hingga selesai. Berbagai masalah pernah terjadi di menara yang saat ini digunakan sebagai pemancar radio dan juga pengamatan. Meski demikian, Menara Eiffel justru bertransformasi menjadi ikon romantis dunia. Tak sedikit film, cerita fiksi, dan pagelaran penuh cinta diadakan di sini. Mari mengenal Menara Eiffel dalam dengan mengenal sejarahnya di bawah ini.


Sejarah Pembangunan Menara Eiffel

Ide dan Rencana Pembuatan Menara Eiffel

Kita semua mengenal Gustav Eiffel sebagai orang di balik megahnya menara hebat ini. Bahkan nama dari menara pun mencatut nama dari perancangnya ini. Awalnya Gustav justru ingin membangun menara di Barcelona. Sayangnya rencana yang ia tawarkan dianggap sangat aneh dan bangunannya tak sesuai. Selain itu, menara juga dianggap mengeluarkan biaya yang terlalu mahal. Akhirnya ia urung membuat menara jenis apa pun di sekitar Eropa.

Ide pembuatan Menara Eiffel akhirnya muncul dari dua anak buah Gustav bernama Maurice Koechlin dan Emile Nouguier. Ia sama sekali tidak tertarik pada awalnya. Namun begitu melihat rencana itu berjalan dengan lancar, Gustav mulai mengambil alih. Ia pun membeli hak paten dari menara ini hingga sekarang dikenal sebagai Menara Eiffel yang sangat megah dan dikenal banyak orang.

Misi Pembangunan Menara Eiffel

Menara ini awalnya dibangun untuk pameran dunia. Pihak pengembang ingin menjadikan menara ini sebagai tanda seratus tahun Revolusi Prancis. Menara ini adalah simbol kekuatan dari Prancis yang sangat luar biasa. Di tengah keterpurukan Eropa di abad ke-18 mereka mampu berjuang dan membuat sebuah revolusi yang sangat besar. Bahkan berpengaruh ke banyak negara di dunia.

Gustav Eiffel mengatakan jika menara ini juga merupakan simbol ilmu pengetahuan modern. Simbol perkembangan ilmu pengetahuan dunia dari masa ke masa. Menara ini adalah tanda di mana sains hidup bersama manusia. Itulah mengapa di bangunan ini terdapat sekitar 72 nama dari para ilmuwan dan insinyur yang sangat terkenal di Prancis.

Pembangunan Struktur dan Bentuk Menara Eiffel

Pembangunan struktur dari Menara Eiffel dimulai pada tahun awal 1889 dan baru dibuka untuk umum pada 6 Mei 1889. Dalam pembangunannya menara, sekitar 300 pekerja dilibatkan untuk mengatur struktur dengan total berat mencapai 10.000 ton. Para pekerja harus berjuang dengan kuat untuk mengatur 18.038 potongan besi tempa dan sekitar 2,5 juta paku keling. Setelah berkutat selama berbulan-bulan, bangunan ini selesai dengan ketinggian dari tanah mencapai 300 meter. Lalu ditambah dengan antena menjadi 324 meter.

Bentuk Menara Eiffel awalnya mendapatkan banyak kritikan. Terlebih strukturnya disusun dengan bentuk yang tidak memiliki nilai seni. Bahkan mirip struktur jembatan yang berada di sungai. Gustav Eiffel mengatakan jika bentuk ini dibuat sesuai dengan perhitungan matematika. Tiupan angin di udara pun diperhitungkan agar menara tidak akan roboh meski dibuat sangat tinggi menjulang.

Pembukaan Menara Eiffel dan Efeknya Bagi Penduduk

Menara Eiffel dibuka pertama kali pada Mei 1889. Saat itu menara sudah dilengkapi dengan lift yang akan membawa pengunjung dari bawah menuju puncak. Hal ini mengundang banyak sekali wisatawan dari berbagai wilayah Prancis. Bahkan ada juga yang datang jauh-jauh dari negara sekitar hanya untuk melihat Kota Paris dari ketinggian yang fantastis. Di zaman itu berada di ketinggian 300 meter adalah hal yang luar biasa.

Meski menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi sebagian orang, protes terhadap pembangunan menara ini kerap dilakukan. Banyak warga sekitar merasa tidak senang dengan menara ini. Pertama karena takut jika sewaktu-waktu bangunan ini ambruk mereka bisa menjadi korban. Lalu yang kedua karena merusak pemandangan. Struktur megah ini menghalangi banyak hal di udara.

Hal senada juga diungkapkan oleh para seniman lukis di kota ini. Mereka menganggap jika menara ini hanya membuat objek yang mereka gambar jadi hilang. Namun seiring berkembangnya waktu justru Menara Eiffellah yang menjadi objek gambar mereka. Terlebih lagi banyak wisatawan yang datang akan meningkatkan penjualan lukisan mereka.

Fungsi Menara Eiffel di Era Modern

Meski awalnya hanya digunakan untuk peringatan satu abad Revolusi Prancis, menara ini sekarang telah menjelma menjadi salah satu menara paling dikagumi di dunia. Bahkan Eiffel adalah Prancis itu sendiri. Saat ini Menara Eiffel dikenal sebagai objek wisata paling banyak dikunjungi di dunia. Dalam setahun lebih dari 3 juta orang datang ke sini untuk menikmati menara buatan Gustav Eiffel.

Saat ini Menara Eiffel digunakan untuk menara pemancar radio. Banyak sekali stasiun berita lokal menggunakan menara ini untuk bisa menjangkau semua pendengarnya seantero Paris. Selain itu, Menara Eiffel juga digunakan untuk pengamatan, baik cuaca maupun penerbangan yang ada di Prancis. Saat ada even tertentu seperti Natal, tahun baru, atau olimpiade, menara ini akan dihiasi dengan banyak sekali lampu. Saat malam hari menara ini akan bersinar dengan indah.

Menara Eiffel begitu dicintai oleh masyarakat Prancis. Mereka menganggap menara ini adalah menara keberuntungan. Jika tidak ada Menara Eiffel mungkin tak banyak wisatawan akan datang ke negeri ini.

Demikianlah uraian singkat sejarah pembangunan Menara Eiffel. Semoga bermanfaat bagi Anda semuanya.
 


 

Minggu, 30 Juli 2017

Sejarah Alat Musik Biola



Garasisejarah - Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkannya dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval yang sempurna kelima – limanya. Nada yang paling rendah adalah G. Pernahkan Anda bertanya, tentang sejarahnya Biola, harus diakui bahwa asal mula Biola agak sulit dilacak kebenarannya. Pengembangan ke bentuknya yang sekarang telah melewati jangka waktu ratusan tahun. Bahkan, konon biola sekarang merupakan gabungan beberapa alat – alat musik gesek lainnya.

Menurut catatan kuno, pada 5.000 tahun yang lampau, cikal bakal Biola berasal dari  bangsa Aria di India. Raja Ravana dari negara Sri Langka telah mencipta alat musik yang menggunakan senar atau busur, yakni Ravanastron. Kemudian, pada awal abad ke 1, Ravanastron menyebar ke Afghanistan dan Persia. Dalam sejarah tercatat bahwa alat musik gesek Biola pertama kali diperkenalkan di Itali, kota Turin pada tahun 1523. Bentuk biola tersebut dipajang dalam bentuk patung atau skulptur “malaikat kecil bermain biola” di sebuah gereja di Vercelli. Biola pertama itu terdiri dari 3 senar. Sejak tahun 1540 biola mempunyai 4 senar dengan bentuk yang tidak terlalu berbeda dengan biola sekarang. Jenis biola tersebut berasal dari daerah Itali bagian utara. Oleh karena itu pembuat biola yang terkenal adalah dari Itali, seperti  Andrea Amati, Nicola Amati, Gasparo da Salò, Guarnerius del Gesu, Antonio Stradivari. Pembuatan biola merupakan karya kreatif tersendiri. Keluarga – keluarga yang mengkhususkan diri dalam pembuatan biola tidak kalah masyhurnya dengan para komponis – komponis yang menciptakan musik untuk alat ini. Bahkan melebihi kemasyhuran pemusik yang ahli memainkannya. Di antara keluarga yang terkenal itu, selain keluarga Amati, Guarneri, dan Stradivari di Italia, ada juga keluarga Stainer di pegunungan Tyrolean, Jerman dan keluarga Hill di London. Biola buatan keluarga tersebut menjadi rebutan para pedagang antik maupun musisi terkenal karena mutu buatannya yang luar biasa serta harga jualnya makin tak ternilai.

Selain suaranya yang indah biola juga memilki bentuk yang unik. Sebenarnya, darimana biola itu kita simak disini alat musik dawai yang mula – mula biasanya dimainkan dengan cara dipetik (misalnya harpa tangan Yunani). Alat musik gesek diperkirakan berasal dari budaya penunggang kuda di kawasan Asia tengah, contohnya alat musik bangsa Mongolia Morin huur. Alat musik gesek berdawai dua bangsa Turki dan Mongolia dawainya dari surai kuda, dimainkan dengan busur surai kuda, dan memiliki ukiran kepala kuda di bagian kepalanya. Biola, viola, dan cello yang busurnya masih dibuat dari surai kuda, adalah peninggalan bangsa nomaden tersebut. Dipercayai bahwa alat musik mula-mula tersebut dibawa ke Asia Timur, India, Bizantium dan Timur Tengah. Di tempat – tempat tersebut mereka menyesuaikan dengan lingkungannya dan berkembang menjadi alat musik erhu, esra, harpa tangan Bizantium, dan rebab. Biola dalam bentuk modern bermula dari Italia Utara pada awal abad ke-16, terutama di kota pelabuhan Venice dan Genoa yang berhubungan langsung ke Asia Tengah lewat jalur sutera. Biola Eropa modern dipengaruhi oleh berbagai alat musik, terutama dari Timur Tengah dan Bizantium. Sejarah alat musik biola, tiga jenis alat musik mula – mula yang biasanya disebut sebagai cikal – bakal biola adalah rebec (yang diturunkan dari harpa tangan Bizantium dan rebab), vielle (biola abad Renaisans), dan lira da braccio (yang juga diturunkan dari harpa tangan Bizantium). Salah satu deskripsi terawal tentang biola, termasuk cara penyetelannya, ada di dalam Epitome musical karya Jambe de Fer, yang diterbitkan di Lyon pada 1556. Perlahan – lahan biola mulai menyebar ke seluruh Eropa. Terjadi perubahan yang cukup besar pada pembuatan biola pada abad ke-18, terutama dalam hal panjang dan sudut leher biola. Mayoritas alat musik yang lama telah diperbarui sesuai standar yang baru – baru ini, dan maka dari itu jelas berbeda dari keadaan alat musik tersebut ketika diselesaikan oleh seniman pembuat biola, termasuk perbedaan dalam hal suara dan respons. Namun alat – alat musik ini dengan kondisi mereka pada saat ini menjadi standar kesempurnaan pada seni pembuatan biola dan suara biola, dan pembuat biola di seluruh dunia berusaha untuk mendekati ideal tersebut sedapat mungkin nebyanai biola yang asli. Hingga hari ini, alat musik dari “Jaman Keemasan” pembuatan biola, terutama yang dibuat oleh Stradivari dan Guarneri del Gesù, adalah alat – alat  musik yang paling diburu oleh kolektor dan pemain biola professional.

Cara Menafsir Biola Klasik

Biola dapat mahal untuk dibeli, tapi musik mereka kaya dan elegan. Biola paling mahal adalah orang – orang yang dapat diklasifikasikan sebagai vintage. Biola tua ini dibuat begitu lama lalu beberapa lebih awal dari 1700, yang sangat sulit untuk menentukan persis ketika dan oleh siapa mereka dibuat. Jika anda menemukan bahwa sebuah biola yang anda miliki adalah vintage, anda dapat menjualnya untuk jumlah harga yang sangat besar, atau anda dapat memilih untuk menyimpannya di antara barang – barang  berharga yang anda miliki. Penelusuran terkait:

Hal – hal yang Anda perlukan cahaya pembesar kaca menyarankan suntingan Item menambahkan mengapa apakah diperlukan. Cari lubang f biola anda. Ini adalah bukaan melengkung di kedua sisi string anda. Menyinari sehingga anda dapat melihat dengan jelas dan melihat melalui lubang F. Anda mungkin perlu kaca pembesar untuk melihat dalam jelas. Mencari apapun label yang melekat dalam biola melalui lubang F Anda. Label ini dapat menunjukkan berapa lama anda biola vintage adalah, atau setidaknya memberi anda petunjuk. Kata-kata seperti “fecit” atau “fece” sering berarti “dibuat oleh”, dan harus diikuti dengan nama produsen biola. Selain itu, setiap saat, terutama jika diikuti oleh kata “anno”, kemungkinan menandakan tahun biola dibuat. Syarat – syarat label harus dalam bahasa Latin. Jika label anda atau telah dicetak dalam hitam atau cokelat tinta pada kertas cokelat, anda mungkin memiliki biola berharga di tangan anda. Periksa label untuk tempat di mana biola itu dibuat. Ini memberi anda petunjuk tentang tanggal juga. Sebagai contoh, jika biola dibuat di Jerman, dan label mengatakan demikian dalam bahasa Latin, vioin dibuat sebelum tahun 1891. Hal ini begitu karena Tarriff McKinley undang – undang yang disahkan tahun itu menegaskan bahwa Jerman (dan Italia) semua ekspor harus diberi label dalam bahasa Inggris. Cek panjang leher biola anda jika ada label mungkin itu biola yang bagus. Jika anda biola leher diperpanjang, anda harus menemukan dua lem sendi bersama leher. Karena struktur biola telah seragam selama berabad – abad, menemukan sendi lem ini lebih dari mungkin berarti bahwa anda biola vintage dilakukan kadang – kadang pada tahun 1700-an.



 

Minggu, 23 Juli 2017

Sejarah Singkat Pembentukan BPUPKI

Garasisejarah - Hallo sobat Garasisejarah setelah sebelumnya saya telah membahas mengenai Pembentukan BPUPKI Secara Lengkap ternyata masih ada teman-teman yang meminta untuk diposting juga tentang sejarah Singkat Atau Materi Rangkuman Tentang Terbentuknya BPUKI, Oleh karena itu untuk menjawab dan merealisasikan permintaan ini maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menghadirkan Artikel yang berjugul Sejarah Singkat Terbentuknya Atau Pembentukan BPUPKI. Nah untuk sobat yang sudah penasaran langsung saja di simak ulasanya dibawah ini.
 
http://garasigaming.com/


Usaha Bangsa Indonesia untuk menjadi Negara yang berdiri sendiri atau Merdeka telah dijanjikan Oleh perdana Mentri Koiso dan apa yang telah dipersiapkan oleh BPUPKI tidaklah sia-sia. Ini dibuktikan dengan dipanggilnya tokoh-tokoh Indonesia yang saat itu memang sudah terkenal yakni Ir. Soekarno, Hatta, dan Radjiman Widedyodiningrat ke Dalat, Saigon(Vietnam) Pada tanggal 9 Agustus 1945. Tentu kedatangan ini berdasarkan undangan panglima Angkaan Perang Jepang di Asia Tenggara yakni Marsekal Terauchi.

Pada tanggal tangaal 1 Maret 1945,pemerintah pendudukan Jepang di bawah pimpinan Letnan Jenderal Kumachi Harada mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekan Indonesia (BPUPKI atau Dokuritsu Junbiy Coosakai). Tugas Utama dari BPUPKI adalah untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal penting yang berkaitan dengan berbagai hal yang menyangkut Pembentukan Negara Indonesia yang merdeka.

BPUPKI Sendiri resmi di bentuk pada tanggal 29 April 1945 yang mana bertepatan dengan ulang tahun Kaisar jepang. Dan Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat ditunjuk sebagai ketua didampingi dua orang ketua muda yaitu R.P. Suroso dan Icihibangase. Selain menjadi ketua muda, R.P Suroso juga diangkat menjadi kepala kantor tata usaha BPUPKI dibantu Toyohiko Masuda dan Mr. A.G. Pringgodigdo.

Selamat terbentuknya BPUPKI Mengadakan sidang dua kali, Yang pertama di adakan tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 dan sidang yang kedua diadakan pada tanggal 10 sampai 1 Juli 1945. Rumusan sidang pertama membahas mengenai Rancangan dasar Negara. Tiga tokoh yang meyampaikan pandangannya adalah Ir.Soekarno,Muh. Yamin,dan Dr. Soepomo. Sedangkan pada sidang ke dua dibahas tentang rancangan undang-undang dasar 1945.

Demikian ya sobat Sejarah singat Terbentuknya BPUPKI, semoga apa yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat, untuk sobat yang ingin pembahasan yang lebih lengkap silahkan baca pembahasanya di bawah ini, dan baca juga artikel lainya :
 


 

Jumat, 21 Juli 2017

Kisah Runtuhnya Majapahit dan Bangkitnya Islam di Tanah Jawa

http://garasigaming.com/

Garasisejarah - Majapahit kerajaan besar yang membentang dari ujung utara Sumatera, Selat Malaka hingga ke Papua mulai melemah akibat perang saudara selama lima tahun yang terkenal dengan Perang Paregreg (1401-1406 M).
Akibat Perang inilah Kerajaan Majapahit dibawah jurang kehancuran.

Sehingga kurang melakukan pengawasan terhadap beberapa kerajaan yang sebelumnya berada di bawah panji Majapahit yang kemudian mulai melepaskan diri.

Misalnya, tahun 1405 daerah Kalimantan Barat direbut Kerajaan China, lalu disusul lepasnya Palembang, Melayu, dan Malaka yang tumbuh sebagai bandar-bandar perdagangan ramai, yang merdeka dari Majapahit.

Kemudian lepas pula daerah Brunei yang terletak di Pulau Kalimantan sebelah utara. Hal ini diperparah dengan pemberontakan-pemberontakan yang terjadi setelah Perang Paregreg. Akibatnya perekonomian dan arus perdagangan Kerajaan Majapahit menjadi menurun.

Disaat yang sama penguasa Kekhalifahan Turki Utsmani Sultan Muhammad I (1394-1421 M) mulai mengirimkan misi dakwah Islam yang berjumlah sembilan tokoh ke Tanah Jawa yang dipimpin oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim pada 1404 M. Sembilan tokoh yang kemudian disebut Wali Songo angkatan pertama ini kemudian mendarat di Gresik.

Wali Songo angkatan pertama maisng-masing, Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik; berasal dari Turki yang merupakan ahli mengatur negara dan berdakwah di Jawa bagian timur. Kedua Maulana Ishak berasal dari Samarkand dekat Bukhara-Uzbekistan/Rusia.

Dia ahli pengobatan, setelah tugasnya di Jawa selesai Maulana Ishak pindah ke Samudera Pasai dan wafat di sana. Ketiga Syekh Jumadil Qubro, berasal dari Mesir. Dia berdakwah keliling, makamnya di Troloyo Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Selanjutnya Maulana Muhammad Al Maghrobi, berasal dari Maroko, dia berdakwah keliling, wafat tahun 1465 M, makamnya di Jatinom Klaten, Jawa Tengah.

Lalu Maulana Malik Isroil berasal dari Turki, ahli mengatur negara, wafat  1435 M, makamnya di Gunung Santri. Kemudian, Maulana Muhammad Ali Akbar, berasal dari Persia Iran, ahli pengobatan, wafat 1435 M, makamnya di Gunung Santri.

Ke tujuh Maulana Hasanuddin berasal dari Palestina berdakwah keliling, wafat pada 1462 M dan makamnya disamping Masjid Banten Lama. Maulana Alayuddin berasal dari Palestina. Berdakwah keliling, wafat pada 1462 M, makamnya disamping Masjid Banten Lama. 

Yang terakhir Syekh Subakir, berasal dari Persia, ahli menumbali (metode rukyah) tanah angker yang dihuni jin-jin jahat. Setelah banyak tempat yang ditumbali (dengan Rajah Asma Suci) maka Syekh Subakir kembali ke Persia pada 1462 M dan wafat di sana.

Setelah sampai di Tanah Jawa Syekh Maulana Malik Ibrahim mulai berdakwah dengan mengajak Prabu Brawijaya V raja Majapahit kala itu untuk memeluk Islam. Dakwah ini juga dilakukan oleh delapan anggota Wali Songo lainnya di beberapa wilayah yang menjadi daerah kekuasan Majapahit. Langkah Wali Songo periode pertama ini akhirnya dilanjutkan oleh para Wali Songo lainnya hingga periode keempat.

Sehingga perkembangan agama Islam di Tanah Jawa yang pesat melahirkan masyarakat  yang bersifat demokratis dan tidak mau mengakui kekuasaan raja Majapahit sebagai kekuasaan dewa. Kehidupan agama Islam menggoncangkan sendi-sendi kehidupan keagamaan dan kepercayaan pada masyarakat Majapahit, yang masih menganut agama Hindu. Sehingga para adipati yang  beragama Islam membebaskan diri dan tidak tunduk lagi pada perintah-perintah raja Majapahit.  

Pada masa yang hampir bersamaan di Tiongkok pada masa Dinasti Ming juga telah berdiri kekuasan Islam. Bahkan Kekaisaran Tiongkok ini mengirimkan misi ke Tanah Jawa yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho yang beragama Islam.

Laksamana Cheng Ho bersama 27.000 pasukannya sempat singgah di Gresik pada 1406 M. Pada saat singgah di Tanah Jawa ini sekitar 170 pasukan Laksamana Cheng Ho tewas dibunuh prajurit Majapahit yang salah paham saat akhir Perang Paregreg. Akibatnya Kaisar China meminta raja Majapahit yang berkuasa harus membayar ganti rugi 60.000 tahil. Hal ini juga berakibat fatal bagi Majapahit karena kehilangan wibawa dengan kerajaan bawahan.

Faktor lain yang membuat kemunduran Kerajaan Majapahit pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15, karena banyak berdiri Kerajaan yang bercorak Islam seperti Kesultanan Samudra Pasai di Aceh, Kesultanan Malaka, Kesultanan Ternate, Tidore dan Gowa Tallo yang notabene adalah bekas wilayah kekuasaan Majapahit.

Puncaknya Kesultanan Demak Bintoro yang berdiri di Jawa Tengah dan menggantikan kekuasaan Majapahit di Tanah Jawa. Karena Pendiri Kerajaan Demak Raden Patah dianggap sebagai putra Majapahit terakhir.
Karena itu, sejumlah kerajaan pengikut Majapahit mulai meninggalkan Kerajaan Hindu terbesar ini untuk bergabung dengan Demak Bintoro.

Runtuhnya Kerajaan Majapahit juga disebabkan tidak adanya tokoh besar seperti Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada yang dapat mempersatukan keluarga kerajaan dan kerajaan bawahan serta mempertahankan wilayah yang sangat luas.


 

Rabu, 19 Juli 2017

Sejarah Kota Bandung: Asal-Usul Nama "Bandung"


Garasisejarah - KATA “Bandung” berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang kemudian membentuk telaga.

Menurut mitos, nama “Bandung” diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum (Sunda: Ci = Cai = Air = Sungai) dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di wilayah Jawa Barat yang menjadi ibu kota Provinsi Jawa Barat.

Kota Bandung juga merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.

Julukan Kota Kembang

Kota Bandung dijuluki Kota Kembang. Dalam buku Wajah Bandoeng Tempo Doeloe, sejarahwan Haryoto Kunto menulis, kembang yang dimaksud ialah Kembang Dayang yang dalam bahasa Sunda sama dengan WTS (Wanita Tunasusila) atau PSK (Pekerja Seks Komersial).

Istilah kota kembang berasal dari peristiwa yang terjadi tahun 1896 saat Bestuur van de Vereninging van Suikerplanters (Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula) yang berkedudukan di Surabaya memilih Bandung sebagai tempat penyelenggaraan kongresnya yang pertama.

Sebagai panitia kongres, Tuan Jacobmendapat masukan dari Meneer Schenk agar menyediakan ‘kembang-kembang’ berupa "noni cantik" Indo-Belanda dari wilayah perkebunanPasirmalang untuk menghibur para pengusaha gula tersebut.
Setelah kongres, para tamu menyatakan sangat puas. Kongres dikatakan sukses besar. Dari mulut peserta kongres itu kemudian keluar istilah dalam bahasa Belanda De Bloem der Indische Bergsteden atau ‘bunganya’ kota pegunungan di Hindia Belanda. Dari situ muncul julukan kota Bandung sebagai kota kembang.

Julukan Parijs van Java

Dalam buku Otobiografi Entin Supriatin, Deritapun Dapat Ditaklukan. Mitra Media Pustaka. Bandung (2006) disebutkan, Bandung dikenal dengan sebutan Parijs Van Java atau Paris-nya Pulau Jawa.

Mungkin mengira istilah itu muncul dari keindahan kota Bandung sama dengan keindahan kota Paris. Padahal bukan itu. Sebenarnya, istilah Parijs van Java muncul karena pada waktu itu di Jalan Braga terdapat banyak toko yang menjual barang-barang produksi Paris, terutama toko pakaian.

Toko yang terkenal diantaranya adalah toko mode dan pakaian, Modemagazinj ‘au bon Marche’ yang menjual gaun wanita mode Paris.

Ada juga restoran yang makanan khas Paris Maison Bogerijen yang menjadi tempat santap para pejabat dan pengusaha Hindia Belanda atau Eropa. Dari situlah muncul julukan lain bagi kota Bandung sebagai Parijs van Java.

Julukan Kota Belanja

Selain itu, kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet (FO) yang banyak tersebar di kota ini.

Tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur.

Saat ini kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.

Kilas Sejarah Kota Bandung

Tahun 1896 Bandung belum menjadi kota tetapi hanya “kampung”. Penduduknya yang terdata 29.382 orang, sekitar 1.250 orang berkebangsaan Eropa, mayoritas orang Belanda.

Saat itu Bandung hanyalah desa udik yang belepotan lumpur, bahkan Jalan Braga yang kemudian melegenda di Bandung masih berupa jalan tanah becek bertahi sapi dan kuda.

Kota Bandung mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels, mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai hari jadi kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906 dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 ha, dan bertambah menjadi 8.000 ha di tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.

Pada masa perang kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian kota ini di bakar oleh para pejuang kemerdekaan sebagai bagian dalam strategi perang waktu itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Bandung Lautan Api dan diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain.

Sebutan Bandung Lautan Api kini digunakan sebagai nama stadion bertaraf internasional di kawasan Gedebage, wilayah timur kota Bandung: Stadion Gelanggang Olahraga Bandung Lautan Api (GBLA).



 

Senin, 17 Juli 2017

Sejarah Candi Pawon Magelang

Garasisejarah - Candi pawon merupakan candi Buddha yang letaknya tidak jauh dari Candi Mendut dan Candi Borobudur. Nama lain dari Candi ini adalah Candi Brajanalan. Candi ini merupakan versi pendahuluan untuk Candi Borobudur.

Candi Pawon terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Candi yang mempunyai nama lain Candi Brajanalan ini lokasinya sekitar 2 km ke arah timur laut dari Candi Barabudhur dan 1 km ke arah tenggara dari Candi Mendut. Letak Candi Mendut, Candi Pawon dan Candi Barabudhur yang berada pada satu garis lurus mendasari dugaan bahwa ketiga candi Buddha tersebut mempunyai kaitan yang erat. Selain letaknya, kemiripan motif pahatan di ketiga candi tersebut juga mendasari adanya keterkaitan di antara ketiganya. Poerbatjaraka, bahkan berpendapat bahwa candi Pawon merupakan upa angga (bagian dari) Candi Barabudhur.

Menurut Casparis, Candi Pawon merupakan tempat penimpanan abu jenazah Raja Indra ( 782 - 812 M ), ayah Raja Samarrattungga dari Dinasti Syailendra. Nama "Pawon" sendiri, menurut sebagian orang, berasal dari kata pawuan yang berarti tempat menyimpan awu (abu). Dalam ruangan di tubuh Candi Pawon, diperkirakan semula terdapat Arca Bodhhisatwa, sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Indra yang dianggap telah mencapai tataran Bodhisattva, maka dalam candi ditempatkan arca Bodhisatwva. Dalam Prasasti Karang Tengah disebutkan bahwa arca tersebut mengeluarkan wajra (sinar). Pernyataan tersebut menimbulkan dugaan bahwa arca Bodhisattwa tersebut dibuat dari perunggu.

http://garasigaming.com/

Batur candi setinggi sekitar 1,5 m berdenah dasar persegi empat, namun tepinya dibuat berliku-liku membentuk 20 sudut. Dinding batur dihiasi pahatan dengan berbagai motif, seperti bunga dan sulur-suluran. Berbeda dengan candi Buddha pada umumnya, bentuk tubuh Candi Pawon ramping seperti candi Hindu.

Pintu masuk ke ruangan dalam tubuh candi terletak di sisi barat. Di atas ambang pintu terdapat hiasan Kalamakara tanpa rahang bawah.Tangga menuju selasar dilengkapi dengan pipi tangga dengan pahatan pada dinding luarnya. Hiasan kepala naga di pangkal pipi tangga sudah rusak. Ruangan dalam tubuh candi saat ini berada dalam keadaan kosong, namun pada lantai terlihat bekas yang menunjukkan bahwa tadinya terdapat arca di tempat tersebut.

Pada dinding bagian depan candi, di sebelah utara dan selatan pintu masuk, terdapat relung yang berisi pahatan yang menggambarkan Kuwera (Dewa Kekayaan) dalam posisi berdiri. Pahatan yang terdapat di selatan pintu sudah rusak sehingga tidak terlihat lagi wujud aslinya. Pahatan yang di utara pintu relatif masih utuh, hanya bagian kepala saja yang sudah hancur.

Pada dinding utara dan selatan candi terdapat relief yang sama, yaitu yang menggambarkan Kinara dan Kinari, sepasang burung berkepala manusia, berdiri mengapit pohon kalpataru yang tumbuh dalam sebuah jambangan. Di sekeliling pohon terletak beberapa pundi-pundi uang. Di langit tampak sepasang manusia yang sedang terbang. Di bagian atas dinding terdapat sepasang jendela kecil yang berfungsi sebagai ventilasi. Di antara kedua lubang ventilasi tersebut terdapat pahatan kumuda.

Atap candi berbentuk persegi bersusun dengan hiasan beberapa dagoba (kubah) kecil di masing-masing sisinya. Puncak atap dihiasi dengan sebuah dagoba yang lebih besar.
Demikianlah ulasan tentang Sejarah Candi Pawon Magelang, semoga bisa bermanfaat bagi anda semua.



 

Minggu, 16 Juli 2017

Asal Usul Dan Sejarah Berdirinya Candi Borobudur

http://garasigaming.com/

Garasisejarah - candi borobudur merupakan warisan budaya indonesia yang sudah terkenal sampai ke seluruh dunia bangunan ini merupakan candi budha terbesar didunia dan ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO. bentuknya yang megah dan detail arsitekturnya yang unik membuat semua orang ingin mengunjungi borobudur yang penasaran dengan ceritanya,borobudur mencuri perhatian dunia sejak HC cornelius menemukan lokasinya atas perintah Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814. pekerjaan menggali lokasi yang diduga monumen besar kemudian dilanjutkan oleh hotman salah satu pejabat pemerintah belanda yang saat itu para arkeolog berlomba lomba mencari tahu asal usul candi budha terbesar didunia ini.

Asal Usul Candi Borobudur

candi borobudur diyakini merupakan peninggalan kerajaan Dinasti Sailendra masa pemerintahan raja Samaratungga dari Kerajaan Mataram Kuno dan selesai dibangun pada abad ke-8.banyak sekali misteri candi borobudur yang belum terkuak, apa sebenarnya nama asli candi borobudur tidak ada prasasti atau buku yang menjelaskan dengan pasti tentang pembanguan borobudur,ada yang mengatakan nama tersebut berasal dari nama samara budhara memiliki arti gunung yang lerengnya terletak teras teras ada juga yang mengatakan borobudur berasal dari ucapan para budha yang mengalami pergeseran satu satu nya tulisan yang menyebutkan borobudur pertama kali adalah thomas Sir Thomas Stamford Raffles dalam bukunya yang berjudul sejarah pulau jawa .para ahli sejarah memperkirakan Sir Thomas Stamford Raffles menyebut borobudur dari kata bore dan budur ,bore artinya ialah desa sebuah desa yang terletak di dekat lokasi letak candi borobudur ditemukan sedangkan budur artinya purba

sejarah berdirinya candi borobudur diperkirakan dibangun pada tahun 750 masehi oleh kerajaan syailendra yang pada waktu itu menganut agama budha,pembangunan itu sangat misterius karena manusia pada abad ke 7 belum mengenal perhitungan arsitektur yang tinggi tetapi borobudur dibangun perhitungan arsitektur yang canggih ,hingga kini tidak satu pun yang dapat menjelaskan bagaimana cara pembangunan dan sejarah candi borobudur ini

Sudah banyak ilmuan dari seluruh penjuru dunia yang datang namun tidak satu pun yang berhasil mengungkapkan misteri pembangunan borobudur. Salah satu pertayaan yang membuat para peneliti penasaran adalah dari mana asal batu-batu besar yang ada di candi borobudur dan bagai mana menyusunnya dengan presisi dan arsitektur yang sangat rapih. Ada yang memperkirakan batu itu berasal dari gunung merapi namun bagaimana membawanya dari gunung merapi menuju lokasi candi mengingat lokasinya berada di atas bukit.

Candi borobudur memiliki 72 stupa yang berbentuk lonceng ajaib, Stupa terbesar terletak di puncak candi sementara yang lain mengelilingi stufa hingga kebawah. Ketika ilmuan menggambar denah candi borobudur, mereka menemukan pola-pola aneh yang mengarah pada fungsi borobudur sebagai jam matahari, jarum jamnya berupa bayangan stupa yang besar dan jatuh tepat di stupa lantai bawah  namun belum di ketahui secara pasti bagaimana pembagian waktu yang di lakukan dengan menggunakan candi borobudur ada yang mengatakan jam pada candi borobudur menunjukan tanda kapan masa bercocok tanam atau masa panen.
Misteri Candi Borobudur dan Angka 1

Bagian dalam rangka arsitektur candi borobudur bila di amati secara matematik ada misteri yang menarik yang mengarah dari angka satu, beberapa bilangan yang berada di candi bila di jumlahkan angkanya akan selalu menghasilkan angka satu bagaimana ceritanya, sebelum menceritakan misteri angka satu perlu di ketahui tentang tingkatan ranas spiritual budha yang ada di candi borobudur. Tingkatan yang pertama adalah Kamadhatu yaitu dunia yang masih di kuasai oleh kama atau nafsu rendah bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang di buat untuk memperkuat konstruksi candi tingkatan kedua adalah rupadhatu yaitu dunia sudah bisa membebaskan diri dari nafsu tetapi masih terikat rupa dan bentuk area tersebut adalah 4 pundak teras yang membentuk korang kriling yang ada pada dindingnya di hiasi galery relief lantai yang berbentuk persegi pada 4 lorong itu ada 1.400 gambar relif panjang relif seluruhnya 2 setengah kilometer dengan 1.212 panel dekoratif tingkatan ketiga adalah Arupadatu merupakan tingkatan tertinggi yang melambangkan ketiadaan wujud yang sempurna pada area ini denah lantai yang berbentuk lingkaran yang melambangkan bahwa manusia telah bebas dari segala keinginan dari ikatan bentuk dan rupa namun belum mencapai Nirwana. Pertama candi borobudur memiliki 10 tingkatan jika di jumlahkan 1 di tambah 0 hasilnya 1 angka satu lainnya mucul pada area Arupadatu area ini adalah area 4 tingkat paling atas candi, pada tingkat pertama terdapat satu candi tingkat kedua terdapat 16 candi tingkat ketiga terdapat 24 candi tingkat ke 4 terdapat 32 candi jumlah candi yang berada di area arupadhatu adalah 73 buah jika di jumlahkan 7 dan 3 hasilnya adalah 10 dan jika di jumlahkan lagi 1 dengan 0 hasilnya 1. angka satu yang terakhir muncul pada jumlah keseluruhan pada patung candi borobudur ada 505 buah patung disana bila angkanya di jumlahkan hasilnya juga angka satu.


http://garasigaming.com/

Misteri tentang adanya danau purba muncul ketika seorang seniman belanda mengajukan sebuah teori bahwa dulunya dataran gedung tempat borobudur berdiri merupakan sebuah danau, jika di lihat dari atas borobudur melambangkan sebuah bunga teratai, teratai biasanya tumbuh di atas air postur budha yang berada di puncak borobudur melambangkan sutra teratai yang banyak di temui dalam naskah agama budha teori ini menimbulkan pertentangan yang cukup pelik. Para arkeolog menemukan bukti-bukti arkeologi yang membuktikan bahwa kawasan sekitar borobudur pada masa pembangunan candi adalah dataran kering bukan dasar danau purba sementara pakar geologi malah mendukung seniman Belanda ini. Mereka menemukan endapan senimen lumpur di dekat candi penelitian ini di lakukan tahun 2000 dan mendukung keberadaan danau purba di sekitar borobudur bukti tersebut menunjukan bahwa dasar bukit dekat borobudur pernah kembali terendam dan menjadi tepian danau sekitar abad ke-13 dan ke-14. itulah penjelasan tentang candi borobudur yang membuktikan bahwa nenek moyang kita mampu membuat karya megah sepanjang masa semoga karya ini terjaga dari generasi ke generasi.
Relief Candi Borobudur dan Kisah Mahabarata

Didalam candi borobudur terdapat sebuah relief yang mengisahkan tentang satu karya sastra yang cukup terkenal yaitu MAHABARATA. maha barata ini sebenarnya bukan kisah nyata dan juga bukan kitab agama karena penulisnya bukan Nabi tapi maha barata ini karya sastra dalam kitab adi parwa itu maha barata kitab pertama nah ada kisah mengenai pandawa dan kurawa keduanya leluhurnya sama yaitu bangsa kuru tapi mempunyai sifat yang berbeda kurawa kususnya durya dana itu mempunyai sifat yang licik dia penngen kuasai ini warisan kerajaan oleh kelompoknya kurawa atau yang terwakili 100 orang dengan duryadana ini. Maka durya dana mengundang kunti ibunya pendawa maka dengan anaknya lima pendawa lima di undang untuk pergi ke suatu tempat untuk bermalam dan bermain di sana nahh ketika mereka bermalam maka rumahnya tuh di bakar untung kunti dan pandawa tidak terbakar hidup-hidup tapi bisa meloloskan diri dan menyelamatkan di hutan di dekatnya. Dalam perjalannya di tengah hutan maka pandawa sampai pada kerajaan yang namanya pancala rajannya drupada,di kerajaan itu sedang ada sayembara untuk memperebutkan banyak hal tapi di antaranya adalah memperebutkan drupadi itu adalah drupadi ini putri kerajaan pancala ini lalu pandawa ini menggunakan pakaian penyamaran pakaian brahmana mengikuti sayembara dan tentunya arjuna yang mewakili dia mempunyai kehebatan dalam hal memanah memenangkan sayembara ini. Sesampainya pandawa di rumah dia menceritakan kepada ibunya kunti kemenangan tersebut, "kami memenangkan sayembara kami dapat hadiah lalu ibunya dengan suara berwibawa seorang ibu begini nak apapun yang kamu dapatkan kamu harus adil itu hadiah harus di bagi lima tapi ibu, tetapi tidak alasan kamu harus mendengar orang tua di bagi rata, tapi bu , tidak tapi-tapian. lalu sepakat di bagi lima nah kunti ibunya baru tahu bahwa hadiahnya termasuk drupadi seorang wanita karena tidak mau menjilat lidahnya dan kata-katanya maka apa boleh buat drupadi harus menikahi 5 orang laki-laki



Sabtu, 15 Juli 2017

Tradisi Penggal Kepada Suku Dayak

Garasisejarah - Ngayau merupakan tradisi Suku Dayak yang mendiami pulai Kalimantan, baik Dayak yang tinggal di Kalimantan Barat Maupun Kalimantan lainnya. Suku Iban dan Suku Kenyah adalah dua dari suku Dayak yang memiliki adat ngayau. Pada tradisi Ngayau yang sesungguhnya, Ngayau tidak lepas dari korban kepala manusia dari pihak musuh. CItra yang paling populer tentang Kalimantan selama ini adalah yang berkaitan dengan berburu kepala (Ngayau). Karya Bock, The Head Hunters of Borneo yang diterbitkan di Inggris pada tahun 1881 banyak menyumbang terhadap terciptanya citra Dayak sebagai "orang-orang pemburu kepala".

http://garasigaming.com/

Bagi suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah, tradisi mengayau untuk kepentingan upacara Tiwah, yaitu upacara sakral terbesar suku Dayak Ngaju untuk mengantaran jiwa atau roh manusia yang telah meninggal dunia menuju langit ke tujuh (Riwut, 2003 : 203)

Menurut lebar (1972:171), dikalangan masyarakat kenyangh, pemburuan kepala penting dalam hubungannya dengan Mamat, yaitu pesta pemotongan kepala yang mengakhiri masa perkabungan dan menyertai upacara inisiasi untuk memasuki sistem status bertingkat, Suhan, untuk para prahjurit perang. 

Pemburu-pemburu kepala yang berhasil berhak memakai gigi macan kumbang di telinganya, hiasan kepala dari bulu burung enggang, dan sebuah tato dengan desain khusus. Serangan-serangan para pemburu kepala dilakukan oleh kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari sepuluh hingga dua puluh orang laki-laki yang bergerak secara diam-diam dan tiba-tiba. mereka sangat memperhatikan pertanda-pertanda, khususnya burung-burung. Setelah digunakan dalam upacara-upacara Mamad, kepala-kepala itu digantung di beranda rumah panjang, Berhadapan dengan ruang-ruang tengah yang menjadi tempat tinggal ketua rumah panjang. 

Di masa lalu Suku Dayak Kenyah dilaporkan sebagai pemburu kepala yang paling terkenal di Kalimantan. Seperti halnya suku Dayak Kenyah, suku Dayak Iban juga melakukan upacara pemburuan kepala yang disebut Gawai. Upacara ini tidak hanya bersifat teligius, tetapi juga melibatkan pesta besar-besaran dengan minum-minuman dan bersenang-senan (lebar, 1972 : 184).

Miller yang seorang penjelajah, misalnya menulis dalam Black Borneo-nya (1946 : 121), menyatakan bahwa praktik memburu kepala bisa di jelaskan dalam kerangka kekuatan supernatural yang oleh orang-orang Dayak diyakini ada di kepala manusia, Bagi orang Dayak, tengkorak kepala manusia yang sudah di keringkan adalah sihir yang paling kuat di dunia. Sebuah kepala yang baru di penggal cukup kuat untuk menyelamatkan santero kampung dari wabah penyakit. Sebuah kepala yang sudah di bubuhi ramu-ramuan bila di manipulasi dengan tepat cukup kuat untuk menghasilkan hujan, meningkatkan hasil panen padi, dan mengusir roh-roh jahat, Kalau ternyata tak cukup kuat, itu karena kekuatannya sudah mulai pudar dan di perulukan sebuah tengkorak yang baru. 

Sementara itu Mc Kinley mneggambarkan ritual perburuan kepala itu sebagai sebuah proses transisi, dalam mana orang-orang yang dulunya adalah musuh menjadi sahabat dengan cara memadukan mereka ke dalam dunia keseharian. 

Mungkin ada sebuah pertanyaan, dalam tradisi Ngayau tersebut mengapa harus kepala dan bukan bagian-bagian tubuh yang lain di ambil. Mc Kinley berpendapat (1976 : 124), kepala dipilih sebagai simbol yang pas untuk ritual-ritual ini karena kepala mengandung unsur wajah, yang dengan cara serupa dengan nilai sosial tentang nama-nama personal, merupakan simbol yang paling konkret dari jati diri sosial. Jati diri sendiri ini pada gilirannya adalah atribut paling manusiawi yang harus di klaim oleh komunitas orang itu sendiri. 

Tidak semua suku dayak di Kalimantan menerapkan Tradisi Ngayau, seperti halnya Suku Dayak Maayan dan Suku Dayak Meratus, dalam adat mereka tidak ada istilah Ngayau, namun berdasarka cerita para tetuha adat mereka, ketika terjadi perang waktu dulu para ksatria-ksatria Dayak Maanyan dan Dayak Meratus pada saat berperang kepala pimpinan musuk yang dijadikan target sasaran mereka, Apabila kepala pimpinan nya berhasil mereka penggal, maka para prajuritnya akan segera bertekuk lutut. Kepala pimpinan musuh tersebut bukan sebagai pelengkap ritual-ritual adat sebagaimana yang dilakukan suku Dayak Kenyah, Iban dan Ngaju, kepala tersebut tetap dikuburkan bersama badannya. Meskipun suku Dayak Meratus dan Maanyan tidak menerapkan tradisi Ngayau dalam adat mereka, namun mereka tetap berpendapat bahwa kepala manusia memiliki arti penting yaitu kepala bagian yang paling atas (tinggi) di tubuh manusia dan memiliki simbol status seseorang. 

Salah satu pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan komunitas Dayak adalah semasa pemerintahan kolonial Belanda berlangsung yaitu ketika pada tahun 1874 Damang Batu (Kepala Suku Dayak Kahayan) mengumpulkan sub-sub Suku Dayak untuk mengadakan Musyawarah Damai Tumabng Anoi. Musyawarah tersebut dikenal dengan Perjanjian Tumbang Anoi. Dalam Musyawarah yang konon berlansung berbulan -bulan lamanya itu, masyarakat Dayak di seluruh Kalimantan mencapai kesepakatan untuk menghindari dan menghilangkan tradisi mengayau. Karena di anggap telah menimbulkan perselisihan di antara suku Dayak, Akhirnya, dalam musyawarah tersebut segala peselisihan dikubur dan pelakunya di denda sesuai dengan hukum adat Dayak. 

Meskipun hingga kini tidak ada satupun analisis yang dapat menjelaskan secara pasti dan tepat makna yang tersembunyi dan tradisi Ngayau tersebut karena ritual ini sedemikian kompleks dan sedemikian misteriusnya, namun dapat di tarik suatu kesimpulan bahwa tradisi Ngayau sangat penting bagi penggambaran citra kelpmpok Dayak yang merupakan salah satu simbol suatu identitas kesukuan, pemotongan kepala.ngayau kembali muncul ketika terjadi kerusuhan antar-etnis melanda Kalimantan Barat dan Kalimantan tengah beberapa tahub lalu....


Demikian lah sedikit ringkasan tentang Tradisi Penggal Kepala Suku Dayak, Semoga dapat menambah wawasan kita semua. 
Shared Jika Bermanfaat...



Jumat, 14 Juli 2017

Inilah 13 Fakta Tentang Hari Pahlawan

Garasisejarah - Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam Sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap Kolonialisme (Ricklefs 1991 : 217).

http://www.garasitogel.com/

Untuk itu, kali ini saya akan mencoba untuk menguak tentang : "13 Fakta Tentang Hari Pahlawan 10 November 1945"

1. Pertempuran tanggal 10 November di kota Surabaya, adalah pertempuran pertama setelah Indonesia Merdeka, dan menjadi salah satu perang terdahsyat yang pernah terjadi di dalam Sejarah Republik Indonesia

2. Pertempuran 10 November dipicu oleh kedatangan Belanda dan Inggris serta NICA, yang ingin menduduki Indonesia setelah merdeka dan Jepang Menyerah kepada Pasukan Sekutu.

3. Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mt. W.V.Ch Ploegman pada sore hari tanggal 19 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah Utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasaan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlansung di Surabaya.

4. Residen Sudirman, pejuang dan diplomat yang saat itu menjabat sebagai Wakil Residen (Fuku Syuco Gunseikan) yang masih diakui pemerintah Dai Nippon SUrabaya Syu, sekaligus sebagai Residen Daerah SUrabaya Pemerintah RI, datang melewati kerumunan massa, lalu masuk ke hotel Yamato dikawal Sidik dan Hariyono. Sebagai perwakilan RI dia berunding dengan Mr. Ploegman dan kawan-kawannya dan meminta agar bendera Belanda segera diturunkan dari gedung Hotel Yamato.

Dalam perundingan ini Ploegman menolak untuk menurunkan bendera Belanda dan menolak untuk mengakui kedaulatan Indonesia. Perundingan berlansung memanas, Ploegman mengeluarkan pistol, dan terjadilah perkelahian dalam ruang perundingan. Ploegman tewas dicekik oleh sidik, yang kemudian juga tewas oleh tentara Belanda yang berjaga-jaga dan mendengar letusan pistol Ploegman, sementara Sudirman dan Hariyono melarikan diri ke luar Hotel Yamato.

Pengibaran bendera Indonesia setelah bendera belanda berhasil disobek warna birunya di hotel Yamato.

5. Beberapa pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera Belanda. Hariyono yang semula bersama Sudirman kembali ke dalam hotel dan terlibat dalam pemanjatan tiang bendera dan bersama Kusno Wiboyo berhasil menurunkan bendera Belanda, merobek bagian birunya, dan mengereknya ke puncak tiang kembali. Peristiwa ini disambut oleh massa di bawah hotel dengan pekik 'Merdeka'Berulangkali.

6. Pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara AFNEI. Serangan-serangan kecil itu ternyata dikemudian hari berubah menjadi serangan umum yang memakan banyak korban baik di militer Indonesia dan Inggris maupun sipil di pihak Indonesia. Akhirnya Inggris meminta bantuan kepada Ir Soekarno melalui D.C. Hawthorn untuk meredakan emosi rakyak Surabaya. Disituasi seperti itu Ir.Soekarno tak berkata satu kata pun, bahkan di surabaya suasana semakin memanas.

7. Fakta yang ke-7 adalah tewasnya Brigjen A.W.S Mallaby dalam pertempuran. Brigjen Mallaby adalah seorang pimpinan pasukan Inggris yang berada di Jawa Timur, saat itu tanggal 30 Oktober 1945 sekitar pukul 20.30 WIB, Mobil Buick yang ditumpangi Brigadir Jenderal Mallaby berpapasan dengan sekelompok Milisi Indonesia ketika akan melewati Jembatan Merah.

Mobil Buick Brigadir Jenderal Mallaby yang meledak di dekat Gedung Internatio dan Jembatan Merah Surabaya, Kesalahpahaman menyebabkan terjadinya tembak menembak yang berakhir mengakibatkan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby oleh tembakan pistol seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tak diketahui Identitasnya. Mulai dari situlah Surabaya memasuki Medan Perang yang sangat besar, kemarahan Inggris yang biasanya dalam perang Eropa sulit untuk dikalahkan, geram dan mengakui kekuatan Arek-arek Surabaya.

Mayor Jenderal
Eric Garden Robert Mansergh

8. Setelah tewasnya Mallaby, Inggris mulai bergerak, dibawah pimpinan Mayor Jenderal Robert Mansergh mereka membuat kira-kira 500.000 Ultimantum dalam setiap pesawat Inggris yang melintasi kota surabaya dan menyebarkan Ultimatum itu dengan menjatuhkannya dari pesawat, seluruh Pemuda dan Arek-arek surabaya dan Bung  Tomo serta Gub. SUryo, namun disitu Ultimatum tersebut telah di REJECT/REFUSE (bahasa gaulnya), tidak diindahkan oleh Arek-Arek Surabaya bahkan mereka semakin terbakar semangatnya untuk memperjuangkan Infonesia dan Surabaya, Gambar di atas terlihat bahwa Gub.Suryo menilis sebuah pidato yang diumimkan pada subuh tanggal 10 November 1945, ultimatum tersebut menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas, jika tidak Surabaya akan digempur melalui Udara, Darat dan Laut.

Bung Tomo di Surabaya salah satu pemimpin revolusioner Indonesia yang paling dihormati.

9. Subuh dini hari, 10 November 1945 sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh arek-arek Srabaya , TKR, Pembantu PETA, bekas pasukan PETA dan Sukarelawan Surabaya turun kemedan perang untuk mati demi kemerdekaan, saat pagi menjelang. Bung Tomo dan Gub. Suryo mulai membentangkan Obor dan membakar semangat dan jiwa kepatriotan Surabaya, melalui pidato yang dikeluarkan oleh Bung Tomo : PIDATO BERLEGENDARIS DAN PUSAKA UNTUK RAKYAT SURABAYA, dari situlah semua pasukan dan arek-arek suroboyo naju kemedan pertempuran, bantuan dari brimob kediri dan semarang juga ikut melawan Inggris dan Antek-anteknya, di pihak Inggris seluruk armada Inggris mulai dari Udara, Darat dan Laut , turun dan bercampur aduk membom bardir pasukan Surabaya.

10. Tokoh-tokoh agama yang terdiri dari kalangan ulama serta kyai-kyai pondok di pulau Jawa (khususnya Jawa Timur)seperti KH. Hasyim Asy'ari, Kh. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai) sehingga perlawanan pihak Indonesia berlangsung lama, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai) sehingga perlawanan pihak Indonesiarakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak tekoordinasi, makin hari makin teratur.

11. kekuatan Inggris sangat besar, inggris adalah negara yang memiliki kekuatan Milliter yang bahkan semua pasukan eropa dari abad sebelum masehi, saat zaman menggunakan pedang pun Inggris di akui sebagai negara terkuat di eropa, ratu Inggris dari abad ke abad adalah kekuatan paling besar Inggris di akui sebagai negara terkuat di eropa, ratu Inggris dari abad ke abad adalah kekuatan paling besar Inggris, namun Inggris dari abad ke abad adalah kekuatan paling besar Inggris, namun Inggris mengakui bahwa baru pertama kali Inggris mendapatkan musuh seberat dan sehebat Rakyat Surabaya, kekuatan dan kehebatan Arek Surabaya bahkan lebih kuat dibanding bangsa Barbar, yang pernah ditaklukan Inggris, maka dari itu kita turut bangga dengan perjuangan arek-arek surabaya sebelum kita.

12. Perhitungan-Perhitungan Saat Masa Perang 10 November
Pasti Bingun dengan maksud perhitungan-perhitungan diatas? maksudnya adalah kisah kehidupan yang tersembunyi mulai dari perhitungan jumlah korban tewas di kedua belah pihak, jumlah pihak yang terlibat di kedua belah pihak dan lain-lain tidak di ketahui secara pasti.

13. Setelah berakhirnya pertempuran 10 November 1945, seluruh pemuda dan Arek-Arek Surabaya bertaham dan berjuang demi kotanya, dan akhirnya berkobarlah seluruh semangat pemuda di Tanah Air Indonesia, mulai dari Medan yang sering di sebut (Pertempuran Medan Area) di Semarang, di ambon, di sulawesi, di Bali dan dimana pun mereka semua bangkit dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"SURABAYA ADALAH KOTA PEMICU BANGKIT NYA SEMANGAT PEMUDA DISELURUH TANAH AIR UNTUK MEMPERJUANGKAN KEMERDEKAAN INDONESIA"


 SUMBER : WWW.GARASIGAMING.COM

Rabu, 12 Juli 2017

Asal Mula Nama Indonesia

http://garasigaming.com/

Garasisejarah - Yang dimaksud dengan Indonesia ialah Indonesia dalam pengertian georgrafis dan bangsa. Menurut pengertian geografis, Indonesia berati bagian bumi yang membentang dari 94-141 Bujur Timur, dan 6 derajat Lintang Utara sampai 11 Lintang Selatan. Sedangkan Indonesia dalam arti bangsa yang secara politik, ekonomi, dan sosial budaya dalam wilayah tersebut.

http://garasigaming.com/ 

Istilah Indonesia untuk pertama kalinya ditemukan oleh seorang ahli etnologi Inggris bernama James Richardson Logan pada tahun 1850 dalam ilmu bumi. Istilah Indonesia digunakan oleh G.W. Earl dalam bidang etnologi. G.W. Earl menyebut Indonesians dan Melayunesians bagi penduduk kepulaan  Melayu.

Pada tahun 1862 istilah Indonesia digunakan oleh orang Inggris bernama Maxwell dalam karangannya berjudul The Island of Indonesia (Kepulauan Indonesia) dalam hubungannya dengan ilmu bumi, Istilah Indonesia semakin populer ketika seorang ahli etnologi Jerman Bernama Adolf Bastian menggunakan istilah Indonesia pada tahun 1884 dalam hubungannya dengan etnologi.

  http://garasigaming.com/ 

Kata Indonesia berasal dari kata Latin indus yang berati Hindia dan kata Yunani nesos yang berati pulau, nesioi (jamak) berarti pulau-pulau. Dengan demilcian, kata Indonesia berati pulau-pulau Hindia.

Indonesia dikenal pula dengan sebutan Nusantara. Kata Nusantara berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu nusa yang  berati pulau dan antara  yang berati hubungan, Jadi, Nusantara berati rangkaian pulau-pulau. 

Bangsa Indonesia pertama kali menggunakan nama Indonesia secara politik. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia Indonesia di Negri Belanda tahun 1908. organisasi tersebut pertama kali bernama Indische Vereeniging. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesische Vereenugung pada tahun 1922. Selanjutnya pada tahun 1922 juga namanya di ganti Perhimpunan Indonesia. 

Pada tahun 1928 Kongres Pemuda II di Jakarta menggunakan Istilah Indonesia dalam hubungan dengan persatuan bangsa. Kongres Pemuda tersebut pada tanggal 28 Oktober 1928 menhasilkan Sumpah Pemuda yang di dalamnya tercantum nama Indonesia. Istilah Indonesia secara resmi di gunakan sebagai nama negara kita pada tanggal 18 Agustus 1945 dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia. 


 

Selasa, 11 Juli 2017

Asal Mula Warung Angkringan

http://garasigaming.com/

garasisejarah - Kalau ada yang belum tahu warung angkringan kayak apa, seperti gambar di bawah ini gan. Kalau orang Yogya pasti tau lah...

Maraknya Warung "Angkringan" di Jakarta dan beberapa kota di tanah air, rupanya tidak bisa dilupakan begitu saja mengenai asal muasal tempat makan bersahaja yang pertama kali muncul di Yogyakarta sekitar tahun 1950-an ini. 

Berasal dari kata angkring atau nangkring yang dalam bahasa Jawa berati duduk santai. Konsep warung ini berbentuk gerobak yang atas nya dilapisi dengan terpal atau tenda plastik. Ciri khas lainnya adalah warung makan Angkringan mulai beroperasi mulai siang hingga subuh dini hari. 

Warung makan yang dahulunya sebagai tempat beristirahat rakyak kecil yang umumnya berprefesi sebagai supir, tukang becak dan delman, seiring perkembangan waktu malah makin digemari oleh beragam lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa, seniman, pegawai kantor, hingga pejabat. 

Menu paling digemari dari warung Angkringan tentu saja adalah Nasi Kucing (yang dalam bahasa Jawa disebut Sego Kucing). Sebagai menu tambahan, biasanya ada disediakan tempe sambal kering, teri goreng, sate telur puyuh, sate usus, sate ceker, dan ikan bandeng. Sedangkan untuk minuman, umumnya menjual wedang jahe, susu jahe, teh manis, air jeruk dan kopi.

Jika Anda berkesempatan ke Yogyakarta, Anda harus datang ke Warung Angkringan Lik Man yang punya minuman spesial yaitu kopi Joss. Yang membedakan kopi ini dengan yang lainnya adalah saat penyajiannya. Pada saat akan dihidangkan gelas kopi di celupkan arang panas yang menimbulkan bunyi Jossss..

http://garasigaming.com/


Angkringan Lik Man yang berada di Jalan Pangeran Mangkubumi (sebelah utara Stasiun Tugu), Yogyakarta inilah yang banyak diminati oleh penduduk lokal maupun wisatawan. Sangkin banyak peminatnya, Maka jangan heran, jika Anda ke sana, banyak menemukan puluhan orang sedang lesehan karena area angkringan tersebut sangat sempit.
Keberhasilan Warung Lik Man jugatidak lepas dari sang ayah, Pairo, seorang lelaki tua asal daerah Cawas, Klaten, Jawa Tengah. Tidak mendapati lahan subur yang dapat diandalkan untuk menyambung hidup, maka sekitar tahun 1950-an mbah Pairo mengadu nasib ke Yogyakarta.

Di awal kemunculannya, mbah Pairo tidak langsung menggunakan gerobak melainkan dipikul langsung olehnya. Perjuangan tidak kenal lelah itulah yang menghantarkan usahanya berhasil hingga saat ini, dan pada tahun 1969 usahanya diwariskan kepada anaknya Lik Man. 

Sangking banyak penggemarnya, warung Angkringan Lik Man kini telah dijadikan ikon wisata kuliner di Kota Gudeg tersenut. 



Senin, 10 Juli 2017

Leluhur Amerika Serikat pun Sadar Bahaya Yahudi

garasisejarah - Pada 1789 M, Benyamin Franklin (1706-1790) berpidato ketika membuat undang-undang negara Amerika Serikat, Ia dengan tegas menyatakan : 

http://garasigaming.com/

Disana terdapat bahaya sangat besar dan mengancam negara-negara bagian di Amerika Serikat, yaitu bahaya Yahudi. Saudara-saudara! Mereka selalu melenyapkan nilai-nilai moral dan merusak jaminan perdagangan di setiap bumi yang diduduki Yahudi. Mereka selalu memisahkan diri (eksklusif) dengan bangsa lain. Karena ulah mereka, maka kezaliman dan penindasan dalam bekerja yang menimpa masyarakat (bangsa-bangsa) terutama yang berkaitan dengan soal materi dan harta muncul dimana-mana, seperti apa yang terjadi sekarang di Portugal dan Spanyol.

Sejak lebih dari 1700 tahun, mereka (orang-orang yahudi) meratapi nasibnya yang malang. Yang mereka maksudnkan ialah keterusiran mereka dari negri-negri bapak moyang mereka, Namun, saudara-saudara, jika negara palestina itu diberikan kepada mereka sekarang ini, maka mereka tak akan pernah tinggal diam untuk mencari langkah-langkah yang akan menyebabkan mereka tidak dapat kembali kepadanya. Mengapa ? karena mereka adalah parasit-parasit yang tidak bisa hidup sebagian mereka atas sebagian orang lain. Mereka mesti hidup di tengah-tengah umat Masehi (Nasrani) dan bangsa-bangsa lainnya yang tidak di golongkan kepada etnik mereka. 

Jika mereka tidak disingkirkan dari Amerika Serikat (dengan teks undang-undangnya), maka pada perjalanan 100 tahun arus mereka akan terus menderas di Amerika Serikat sampai menguasai dan menghancurkan bangsa kita serta mengubah bentuk hukum yang telah kita pertahankan dengan pengorbanan darah dan kemerdekaan kita. 

Barangkali apabila mereka dibiarkan hidup bebas di Amerika tidak sampai 200 tahun nasib anak cucu kita akan menjadi buruh yang bekerja di ladang-ladnag milik Yahudi dan terus-menerus memberi makan bangsa Yahudi, sementara orang-orang Yahudi itu ongkang-ongkang kaki di lumbung-lumbung hartanya dengan penuh kegirangan. 

Wahai saudara-saudara! Sesungguhnya saya peringatkan, jika kalian tidak menyingkirkan bangsa Yahudi sampai habis tak tersisa, maka niscaya anak cucu mu akan mengutukmu di kuburmu, Sesungguhnya Yahudi tidak akan pernah meghormati nilai-nilai luhur kita, kendati pun mereka hidup di tengah-tengah kita sampai 10 generasi, Karena Serigala tidak akan pernah dapat mengganti kulitnya yang belang. 

Sesungguhnya Yahudi itu berbahaya bagi negri ini. Jika mereka diperbolehkan masuk, Mereka akan menguasai lembaga-lembaga dan perusahaan-perusahaan kita. karena itu, mereka harus disingkirkan dengan teks undang-undang.


 

Sabtu, 08 Juli 2017

Sejarah Tugu Monas Jakarta

garasisejarah - Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. 

http://garasigaming.com/

Monas mulai di bangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai di buka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975. 

Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.


Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini di lapisi oleh marmer.


Dibagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini di lapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan. 


Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit dikota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.

Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Dibagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang Indah. 

Dibagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari Museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (Jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.

Di taman ini Anda dapat bermain bersama kawanan rusa yang sengaja di datangkan dari Istana Bodor untuk meramaikan taman ini. Selain itu Anda juga dapat berolahraga di taman ini bersama teman maupun keluarga. 

Taman Monas juga di lengkapi dengan kolam air mancur menari. Pertunjukan air mancur menari ini sangat menarik untuk ditonton pada malam hari. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini. 

Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan, selain berolahraga di Taman Monas, Anda pun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. Di taman ini disediakan batu-batuan yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi. Di taman ini juga di sediakan beberapa lapangan futsal dan baslet yang bisa di gunakan siapapun.

Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini, Andadapat menggunakan kereta wisata. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum.


Untuk mengunjungi Monas, ada banyak jenis transportasi yang dapat Anda gunakan. Jika Anda penggunaka Kereta Api, Anda dapat menggunakan KRL Jabodetabek jenis express yang berhenti di Stasiun Gambir. Anda pun dapat menggunakan fasilitas transportasi Bus Trans Jakarta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadim tersedia lapangan parkir khusus IRTI, atau Anda dapar memarkir kendaraan Anda di Stasiun Gambir. 
Untuk dapat masuk ke bangunan Monas, Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponeegoro. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas. 
Anda pun dapat melalui pintu masuk pelataran Monas bagian utara. Jam buka Monas adalah jam 9.00 pagi hingga jam 16.00 sore. 

Monas dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk berwisata bersama keluarga dan tempat mendidik anak-anak untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Anda pun dapat menikmati udara sefar dari rindangnya pepohonan di Monas. Dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan Taman Monas agar tetap indah untuk di nikmati siapapun.