Tampilkan postingan dengan label JUDI ONLINE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JUDI ONLINE. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Agustus 2017

Fakta Indonesia & Perjuangan Lawan Penjajah Sampai Merdeka

http://garasigaming.com/

Garasisejarah - Kamu perlu kenal Indonesiamu lebih dalam

Kita semua tahu bahwa Indonesia diproklamasikan merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Yang belum banyak kita tahu adalah apa saja yang sudah dialami oleh Indonesia sejak pertama kali dijajah dan mengapa Indonesia bisa dijajah beberapa negara, dalam waktu yang terbilang lama. Semuanya akan dibahas secara singkat dan jelas dalam infografis di artikel ini.

http://garasigaming.com/

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya raya dalam sumber daya alamnya, begitu juga dengan keberagaman budayanya. Saking kayanya, sampai hal ini menarik perhatian seluruh dunia apalagi ketika mereka mulai menemukan Indonesia.

http://garasigaming.com/

Sebelum era kolonialisasi Eropa di Indonesia, Indonesia adalah negeri yang sangat berkuasa di dunia dengan banyaknya pelaut berjaya dari beberapa kerajaan besar di dalamnya. Indonesia sempat dinilai menjadi pusat peradaban karena ditemukannya berbagai fosil manusia purba dan teknologi super muktakhir zaman dahulu seperti pembangunan Candi Borobudur.

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, dengan lebih dari 17.000 pulau ada di dalamnya. Keberagaman di tiap daerah yang begitu banyaknya kini menjadi nilai lebih, padahal dulu sempat menjadi bumerang pemecah karena belum ada sesuatu/seseorang yang mempersatukan semuanya. Banyak peperangan saudara dan perebutan daerah terjadi di mana-mana.

Total ada sekitar 830 kerajaan dulunya di Indonesia. Alasan terbesar mengapa Indonesia bisa dijajah dalam waktu terbilang lama oleh beberapa negara adalah karena perjuangan Indonesia saat itu masih terpecah-pecah dari tiap kerajaan/kesultanan. Bahkan tiap kerajaan masih menyerang satu sama lain dan saling berebut kekuasaan.

http://garasigaming.com/

Oleh karena itu, Sumpah Pemuda menjadi titik awal pemersatu Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928. Seluruh rakyat Indonesia bersumpah berjuang atas nama satu Negara Indonesia, bersemboyankan Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya "walaupun berbeda-beda namun tetap satu jua". Bagaimana kisah Indonesia sejak awal penjajahannya hingga merdeka, berikut infografisnya:

http://garasigaming.com/

Nah, sekarang kamu senggaknya tahu gambaran besar perjalanan Indonesia dan perlawanan para pejuangnya kan? Bersyukurlah dengan apa yang bisa kita rasakan dan gunakan saat ini, karena di masa penjajahan, rakyat Indonesia gak seberuntung kita sekarang.

http://garasigaming.com/

Manfaatkan segala yang ada dengan maksimal untuk bisa membuat bangga bangsa dan negaramu, serta selalu hargai jasa para pahlawan kita, karena itulah yang akan membuat Indonesia jadi bangsa yang besar kan?  



Sejarah Dibalik Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki

Garasisejarah - Jika kita berbicara tentang sejarah dibalik pengeboman Hiroshima dan Nagasaki berarti kita juga membicarakan tentang paruh akhir Perang Dunia II. Pengeboman yang memakan banyak korban jiwa tersebut sudah lama direncanakan bahkan sebelum menyerahnya Jerman pada tanggal 8 Mei 1945, meskipun awalnya tidak ada rencana penggunaan bom atom.

Latar Belakang
 
Pada tahun 1945, perang Pasifik yang terjadi antara Jepang dan Sekutu telah memasuki tahun ke-4 dan menyebabkan sekitar 1.250.000 korban jiwa yang ada di Amerika Serikat saja termasuk anggota militer yang tewas dan terluka. Pada bulan Desember tahun 1944, Amerika mengalami kekalahan terbesar per bulan yaitu 88.000 jiwa yang disebabkan oleh penyerangan Ardennes oleh Jerman. Meski begitu, di Pasifik sendiri Sekutu berhasil kembali ke Filipina, menguasai ulang Burma, dan menyerang Borneo. Penyerangan agresif ini dilakukan untuk mengurangi tenaga militer milik Jepang yang ada di Bougainville, Nugini, dan yang ada di Filipina. Tentara Amerika akhirnya berhasil mendarat di Okinawa pada bulan April 1945 dimana pertempuran terus berlanjut hingga bulan Juni. Aksi pendaratan di Okinawa ini akan menjadi pintu pertama dibalik pengeboman Kota Hiroshima dan Kota Nagasaki.

http://garasigaming.com/

Dengan terus bergeraknya tentara Sekutu menuju Jepang, kondisi perekonomian Jepang juga mulai runtuh. Armada-armada dagang milik Jepang yang pada tahun 1941 bisa menghasilkan 5.250.000 ton menurun hingga 1.560.000 pada Maret 1945 dan kembali turun menjadi 557.000 ton pada Agustus 1945. Runtuhnya perekonomian Jepang ini didorong dengan langkanya bahan mentah pada pertengahan 1944 yang bisa digunakan Jepang. Ekonomi rakyat yang memang sudah kacau pada masa perang mencapai titik terendah di pertengahan 1945 dimana panen beras pada tahun itu juga yang paling buruk. Pada bulan Februari 1945, Emperor Hirohito diberitahukan oleh Fumimaro Konoe bahwa kekalahan tidak lagi dapat dihindari.

Sebelum munculnya rencana yang nantinya menjadi awal dibalik pengeboman Hiroshima dan Nagasaki, sudah disiapkan operasi yang diberi nama Downfall yang merupakan sebuah operasi untuk menginvasi Jepang. Operasi ini terbagi dua yaitu Olympic dan Coronet dimana Olympic direncanakan untuk dimulai pada Oktober 1945 dan Coronet pada Maret 1946. Yang patut disayangkan dari rencana Amerika ini adalah kondisi geografis Jepang yang membuat rencana ini jadi mudah terlihat dan Jepang juga membuat sebuah rencana pertahanan yang bernama operasi Ketsugou. Rencana ini meliputi pertahanan luar biasa dari Kyuushuu dengan sisa prajurit yang sedikit. Dengan memutar-balik jumlah tentara yang dapat digunakan, total tentara yang siap untuk melindungi kampung halaman mereka adalah sekitar 2.300.000 jiwa, belum ditambah 28.000.000 anggota militia wanita maupun pria. Rencana yang sudah dipersiapkan oleh Amerika ini gagal karena pada 15 Juni 1945, Komite Rencana Perang Gabungan memutuskan sebuah hitungan dimana operasi Olympic akan menghabiskan 130.000 dan 220.000 jiwa dan kemungkinan yang tewas adalah 25.000 dan 46.000 jiwa.

Rencana penyerangan Jepang melalui jalur udara sebenarnya telah disiapkan oleh pihak Amerika sebelum perang Pasifik dan ditandai dengan penangkapan basis-basis sekutu di daerah barat pasifik, dimana ini berarti tak ada penyerangan hingga pertengahan 1944 saat Boeing B-29 Superfortress yang memiliki jangkauan panjang telah siap untuk pertempuran. B-29 sendiri merupakan sebuah evolusi yang diciptakan dari operasi Matterhorn. Terlepas dari perencanaannya yang matang, operasi tersebut gagal karena beberapa masalah seperti logistik, kesulitan mekanis dari pengebom, dan jarak yang amat ekstrim untuk menuju kota-kota di Jepang.

Haywood S. Hansell yang saat itu menjabat sebagai brigadir Tentara Udara Amerika Serikat (USAAF) bertekad untuk membuat basis operasi B-29 di Guam, Tinian, dan Saipan di pulau Mariana yang saat itu sedang ada dalam genggaman Jepang. Pulau-pulau tadi akhirnya berhasil ditaklukan pada bulan Juni hingga Agustus di tahun 1944 sementara operasi-operasi B-29 dilakukan pada tahun 1944.

Babak baru dibalik pengeboman Hiroshima dan Nagasaki adalah proyek yang diberi nama Manhattan, sebuah proyek besar kolaborasi antara Amerika, Inggris, dan Kanada yang masing-masing mengerjakan Tube Alloy dan Chalk River Laboratories. Proyek yang dipimpin oleh Leslie R. Groves dari korps insyinyur Amerika Serikat membuat desain dan contoh bom atom pertama. Riset awal dilakukan pada tahun 1939 dengan ketakutan bahwa Jerman dengan proyek bom atomnya akan membuat senjata atom terlebih dahulu. Rencana penggunaan senjata atom ini terhadap Jerman pupus dengan menyerahnya mereka pada Mei 1945, sehingga target penyerangan berubah menjadi Jepang.

Ada dua tipe bom yang dibuat oleh peneliti di Los Alamos yang dipimpin oleh ahli fisika bernama J. Robert Oppenheimer. Bom bernama Little Boy yang akan dijatuhkan tepat di atas Hiroshima merupakan senjata yang menggunakan uranium-235, isotope langka dari uranium yang diekstrak melalui sebuah pabrik besar di Oak Ridge, Tennessee. Bom lainnya yang bernama Fat Man merupakan bom yang lebih kuat dan lebih rumit. Bom yang nantinya dijatuhkan di Nagasaki ini menggunakan plutonium-239, sebuah elemen buatan yang diciptakan di sebuah reaktor nuklir di Hanford Washington pada tamggal 16 Juli 1945.

Akhirnya barulah di tanggal 6 Agustus dilancarkan pengeboman terhadap Hiroshima dan Nagasaki. Skuad pengebom ke 393 yang dipimpin Tibbets menjatuhkan bom tersebut 800 kaki di atas permukaan tanah dengan jarak ledakan sekitar 1.6 km dan menewaskan 70.000 hingga 80.000 jiwa dengan 20.000 diantaranya merupakan tentara. Nagasaki mengalami nasib yang sama dua hari setelah itu, yaitu pada 9 Agustus 1945. Bom yang meledak pada ketinggian 1.650 kaki ini memiliki kecepatan 1.005 km/jam dengan suhu hingga 3.900 derajat Celcius. Pengeboman kedua kota besar ini mendorong pada menyerahnya Jepang dan menandai akhir dari Perang Dunia II.



 

Selasa, 15 Agustus 2017

Awal Sejarah Berdirinya Negara Jepang – Negeri Sakura

Garasisejarah - Sejarah berdirinya negara Jepang meliputi kepulauan Jepang itu sendiri dan orang-orang yang ada di dalamnya, dan mencakup sejarah kuno tentang area itu dan sejarah modern tentang Jepang sebagai sebuah negara. Ekosistem kaya dari archipelago Jepang bermula dengan jaman es terakhir sekitar tahun 12.000 sebelum masehi, dimana ekosistem tersebut mulai menunjukkan adanya perkembangan manusia. Negara ini mulai dikenal dengan adanya referensi tertulis tentang Jepang dalam Twenty-Four Histories yang ada pada abad pertama. Kultur-kultur dan pengaruh agama di Jepang datang dari Tiongkok. Ibu kota permanen pertama dibangun pada tahun 710 yang kemudian menjadi pusat pengembangan seni-seni yang berbau agama Buddha.

http://garasigaming.com/

 
Dalam sejarahnya Negara Jepang pada jaman Paleolitikum mencakup periode yang cukup panjang bahkan hingga mulai tahun 50.000 sebelum masehi dan berakhir sekitar tahun 12.000 sebelum masehi, tepat dengan bagian terakhir jaman es. Artefak-artefak kuno yang ditemukan dari sebelum tahun 38.000 masehi, oleh para arkeolog tidak dianggap, dan menyebabkan mereka semua berpendapat sama bahwa masa Paleolitikum di Jepang dimulai 40.000 tahun lalu, seiring dengan penemuan alat dari batu pertama kali diimplementasikan. Tengkorak manusia yang pertama kali ditemukan ada di Hamamatsu, Shizuoka, yang jika menggunakan penanggalan radiocarbon berasal dari sekitar 14.000 hingga 18.000 tahun lalu. Sayangnya, sejak sebuah hoax yang dibuat oleh Shinichi Fujimura diketahui orang-orang, bukti-bukti Paleolitikum Bawah dan Paleolitikum Menengah ditolak keabsahannya setelah investigasi yang mendalam. Karena hal ini juga hanya beberapa bukti Paleolitikum Atas yang tak berhubungan dengan Fujimura yang bisa dipertanggungjawabkan.

Perkembangan Negeri Sakura Jepang berlanjut dengan periode Joomon yang dimulai kira-kira pada tahun 14.000 hingga 300 sebelum masehi. Tanda-tanda peradaban pertama dan pola hidup yang stabil mulai muncul pada tahun itu juga, dengan peradaban Joomon yang bisa dikenali dengan gaya hidup masa Mesolitikum hingga Neolitikum. Pada masa itu, teknik tenun belum ditemukan, sehingga orang-orang Joomon masih menggunakan baju yang terbuat dari bulu. Mereka juga mulai membuat bejana-bejana dari tanah liat yang memiliki pola-pola dekorasi khas. Pola-pola dekorasi tersebut mereka buat dengan memberi kesan pada tanah liat basah dengan kawat dan kayu yang diikat maupun tidak. Berdasarkan penanggalan karbon, beberapa bukti tembikar ini masih bisa ditemukan di Jepang bersama dengan pisau, batu giok, sisir yang terbuat dari tempurung, hingga barang-barang rumah tangga lainnya yang berasal dari abad ke-11 sebelum masehi.

Periode Joomon usai, dan sejarah berdiri negara Jepang berlanjut pada periode Yayoi yang terjadi sekitar tahun 400 atau 300 sebelum masehi hingga tahun 250 masehi. Periode ini dinamakan Yayoi, dimana bukti-bukti arkeologis pertama kali ditemukan. Permulaan periode Yayoi menandai datangnya kebiasaan-kebiasaan baru seperti menenun, pertanian, juga pembuatan besi dan perunggu. Penggunaan besi dan perunggu ini dimulai bersamaan pada Jepang di masa Yayoi, dimana besi digunakan untuk alat-alat agrikultur sementara perunggu untuk upacara-upacara dan ritual. Periode Yayoi sendiri juga membawa perdukunan dan ramalan oleh peramal-peramal Shinto untuk memastikan adanya bibit yang bagus.

Jepang Kuno dimulai dengan periode Kofun sejak tahun 250 yang dinamai menggunakan nama sebuah bukit pemakaman besar yang bernama kofun ( kuburan kuno) yang mulai muncul pada era tersebut. Periode Kofun ini juga mulai mempraktekkan pembudidayaan tentara militer yang kuat dimana masing-masing terfokus pada klan-klan yang kuat. Pada abad ke-3 hingga abad ke-7, sebuah pemerintahan yang bernama Yamato dibangun dan berpusat pada propinsi Yamato dan Kawachi. Berdirinya pemerintahan Yamato ini juga menandakan dimulainya garis keturunan kaisar Jepang.

Pada periode Asuka yang berlangsung di tahun 538 hingga tahun 710, pemerintahan purwa-Jepang Yamato perlahan mulai menjadi sebuah daerah tersentralisasi dan menciptakan hukum-hukum seperti Kode Taihou. Setelah Buddhisme diperkenalkan oleh raja Seong pada tahun 538 di Jepang, agama tersebut mulai dipromosikan secara besar-besaran untuk kepentingan mereka sendiri. Tadinya, Buddhisme bukan sebuah agama populer di Jepang. Masuknya Buddhisme ini juga menghentikan tradisi penguburan mereka yang telah wafat di kofun-kofun besar.

Masa yang mungkin paling dikenal oleh masyarakat luar Jepang mungkin adalah periode Sengoku setelah sebelumnya melewati periode-periode Nara (710 hingga 759), Heian (794 hingga 1185), Kamakura (1185 hingga 1333), Restorasi Kemmu (1333), dan periode Muromachi (1336 hingga 1573). Periode Sengoku yang juga dikenal sebagai periode perang kerajaan merupakan masa yang penuh dengan perang internal antara kerajaan-kerajaan di Jepang yang memiliki idealisme berbeda-beda. Era ini juga bertepatan dengan kontak pertama Jepang dengan dunia barat, dimulai dengan tibanya saudagar dari Portugis. Kapal saudagar Portugis pertama yang tiba di Jepang mendarat di pulau Tanegashima dan memperkenalkan tentang senjata api kepada masyarakat Jepang. Pengenalan senjata api ini mengubah seluruh sistem perang di Jepang, dimana pada saat terjadi Perang Nagashino, 3.000 arquebus memotong jumlah Samurai. Salah satu periode lain yang sering disebut-sebut diluar Jepang juga adalah periode Meiji dan restorasi Meiji pada tahun 1860-an dimana pada masa ini, biasanya di cerita-cerita komik maupun animasi, merupakan masa dimana samurai berjaya. Periode Meiji dan restorasi Meiji sendiri merupakan tonggak pertama dalam pembangunan Jepang modern.

Sejarah berdiri negara Jepang mencatat adanya perang antara Jepang dengan Tiongkok pada tahun 1894 hingga 1894 yang dikenal dengan Perang Sino-Jepang, dan Perang Russo-Jepang yang terjadi pada tahun 1904 hingga 1905 melawan Rusia. Perang-perang ini juga menunjukkan taring Jepang sebagai kekuatan kekaisaran modern dari timur. Pada masa sekarang, Jepang terus berkembang dan bahkan memimpin dalam bidang teknologi terutama robotik.

Terima kasih telah mengunjungi halaman kami Garasi Sejarah..



 

Minggu, 13 Agustus 2017

Sejarah Kisah Hidup Gajah Mada – Tokoh Kerajaan Majapahit

Garasisejarah - Sejarah kisah hidup Gajah Mada sebagai seorang sosok yang berpengaruh dimulai kira-kira tahun 1313, dan berdasarkan manuskrip, puisi, dan mitologi dari tanah Jawa, Gajah Mada merupakan seorang panglima perang yang sangat berpengaruh di kerajaan Majapahit pada zaman itu. Kejadian yang menjadikannya patih adalah ketika Sri Jayanagara memerintah. Dilanjutikan pada masa Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi, Gajah Mada menanjaki tangga jabatannya lagi dan diangkat menjadi Mahapatih. Kedudukan tertinggi yang pernah ia pegang adalah Amangkubumi yang setara dengan Perdana Mentri, dimana pada saat ia menjadi Amangkubumi inilah Majapahit ia hantarkan kepada puncak gunung emas kejayaan.


 
Hampir tidak ada yang diketahui tentang sejarah kisah hidup Gajah Mada kecil, selain beberapa tulisan yang menceritakan bahwa ia merupakan anak dari kalangan rakyat jelata. Namun ada beberapa catatan mengenai awal karirnya sebagai Begelen, kepala Bhayangkara yang merupakan tentara elit bertugas untuk menjaga raja-raja serta keluarga dari para raja Majapahit. Suatu ketika, Rakrian Kuti yang merupakan salah satu elit Majapahit merencanakan sebuah pemberontakan terhadap raja Majapahit di tahun 1321, Jayanegara. Hal ini menyebabkan Gajah Mada dan mahapatih masa itu yang bernama Arya Tadah membantu sang Raja bersama keluarganya untuk kabur menuju ibukota Trowulan. Beberapa saat setelah kejadian itu, Gajah Mada kembali ke kerajaan dan membantu mengakhiri pemberontakan oleh Ra Kuti sehingga ia mendapatkan gelar Patih.

Ada beberapa sumber yang menceritakan masa akhir pemerintahan Jayanegara sebelum akhirnya digantikan oleh Tribhuwana. Satu versi mengatakan bahwa Jayanegara dibunuh oleh Rakrian Tanca yang pada masa itu menjabat menjadi tabib kerajaan yang merupakan antek dari Rakrian Kuti. Versi lainnya yang tertulis dalam Negarakertagama dan dipastikan kebenarannya lewat beberapa prasasti yang ada pada abad ke-13 dan awal abad ke-14, menyatakan yang membunuh Jayanegara adalah Gajah Mada dan hal itu terjadi pada tahun 1328. Dalam tulisan di prasasti dan Negarakertagama, diceritakan bahwa Jayanegara amat berlebihan dalam hal proteksi terhadap dua adiknya yang lahir dari ratu termuda Kertarajasa yaitu Dyah Dewi Gayatri. Komplain yang datang dari kedua putri muda ini menuntun kepada intervensi Gajah Mada dimana ia mengambil solusi yang drastis, yaitu memerintahkan seorang ahli bedah untuk membunuh sang raja sambil berpura-pura sedang melakukan operasi penting.

Sejarah kisah hidup Gajah Mada sebagai Mahapatih dimulai pada masa pemerintahan Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi. Tepatnya tahun 1329, Arya Tadah yang masih duduk di posisi Mahapatih menyatakan bahwa ia ingin mengundurkan diri, dan menunjuk Gajah Mada sebagai penerusnya. Hal ini tidak langsung disetujui oleh Gajah Mada sendiri, karena ia berpikir bahwa jasanya kepada Majapahit belum cukup, dan demi hal itu ia berjanji untuk menghentikan terlebih dahulu pemberontakan yang sedang terjadi yang didalangi oleh Keta dan Sadeng. Benar saja, tak butuh waktu lama, Keta dan Sadeng langsung tunduk, membuat Gajah Mada akhirnya diangkat sebagai Mahapatih secara resmi oleh Tribhuwana pada tahun 1334.

Mungkin salah satu hal yang paling bisa diingat tentang Gajah Mada dan Majapahit adalah sumpah yang disuarakan olehnya yaitu sumpah Palapa. Sumpah ini disuarakan oleh Gajah Mada pada saat ia diangkat menjadi Amangkubumi di tahun 1336. Isi dari sumpah tersebut adalah bagaimana Gajah Mada tidak akan mengecap “rempah” sebelum Nusantara berhasil ditundukkan. Sumpah ini memiliki banyak makna, dan arti sesungguhnya hanya Gajah Mada yang tahu. Beberapa orang menganggap bahwa Gajah Mada tidak akan memperbolehkan makanannya diberikan rempah apapun (pala apa = rempah apapun). Beberapa orang lain juga menganggap sumpah ini berarti Gajah Mada tidak akan mencicipi kenikmatan dunia berbentuk apapun sebelum ia berhasil menaklukkan seluruh daerah di kepulauan yang kelak menjadi Indonesia tersebut.

Perjalanan hidup Gajah Mada mencapai puncaknya ketika ia berhasil memenuhi sumpah Palapa yang bahkan diragukan oleh teman-teman dekat dari Gajah Mada sendiri. Meski begitu, ia berhasil menepis ketidak percayaan orang-orang yang menganggapnya terlalu ambisius dengan pertama menaklukkan Bedahlu di Bali dan Lombok pada tahun 1343. Setelah mengurus kedua area baru itu, ia mengirim pasukan laut ke arah barat untuk menyerang sisa-sisa kerajaan maritim Sriwijaya yang ada di Palembang. Ia juga menempatkan Adityawarman yang saat itu merupakan pangeran dari Majapahit untuk menjadi pemimpin daerah jajahan di Minangkabau, Sumatra Barat. Penundukkan yang ia lakukan berlanjut hingga kesultanan pertama di Asia Tenggara, yaitu Samudra Pasai. Gajah Mada juga berhasil menundukkan Bintan, Tumasik (Singapura), Melayu, dan Kalimantan.

Ketika Tribhuwana mengundurkan diri sebagai ratu, anaknya yang bernama Hayam Wuruk naik tahta menjadi raja, dan Gajah Mada tetap ditunjuk sebagai Amangkubumi. Di bawah pemerintahan raja yang baru, Gajah Mada berhasil menundukkan Logajah, Seram, Gurun, Sasak, Buton, Hutankadali, Banggai, Kunir, Salayar, Galiyan, Solor, Bima, Banda, Sumba, Dompo, Ambon, dan Timur. Dengan begini, ia juga berhasil mencapai janjinya dan membentuk purwarupa daerah Indonesia modern ditambah dengan Temasek (sekarang Singapura), Malaysia, Brunei, Timor Timur, dan Filipina bagian selatan.

Sejarah kisah hidup Gajah Mada menginspirasi banyak hal kepada nasionalisme bangsa Indonesia. Soekarno juga sering mengutip kata-kata Gajah Mada yang ia nilai adalah sebuah inspirasi dan bukti sejarah kejayaan Indonesia. Nama Mahapatih yang satu ini juga diabadikan sebagai nama jalan di beberapa daerah di Indonesia dan sebagai nama salah satu universitas di Yogyakarta. Dalam kultur pop, sosok Gajah Mada sendiri bisa ditemui pada permainan video yang berjudul Sid Meier’s Civilization V sebagai pemimpin peradaban Indonesia.

Sekian informasi singkat mengenai Sejarah Kisah Hidup Gajah Mada – Tokoh Kerajaan Majapahit, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua mengenai sosok pahlawan nasional yang dalam sejarah kepemimpinannya memberikan banyak inspirasi buat kita generasi muda. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel kami, baca juga artikel menarik dari dunia sejarah lainnya hanya di Garasi Sejarah...



 

Sabtu, 12 Agustus 2017

Sejarah Singkat Kisah Hidup Jokowi – Presiden Indonesia ke-7

Garasisejarah - Sejarah perjalanan hidup Jokowi dimulai ketika beliau dilahirkan dengan nama kecil Mulyono. Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kehutanan di Unviersitas Gajah Mada, dan melanjutkan hidupnya dengan menjadi pengusaha mebel. Baru pada tahun 2005-lah karirnya sebagai politisi dimulai dengan terpilihnya ia menjadi Walikota Surakarta, dan namanya sendiri mulai lekat pada hati masyarakat sebagai seorang yang berhasil dan mampu mengubah Surakarta menjadi kota batik, budaya, dan pariwisata. Karir politiknya memasuki babak baru ketika pada 20 September 2012, beliau berhasil terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta yang ke-16 setelah berhasil mengalahkan saingannya dalam Pilkada tahun itu. Pada tahun 2014, Jokowi mencalonkan diri sebagai calon presiden dan berhasil memenangkan suara terbanyak, menyebabkan terpilihnya ia menjadi presiden Indonesia yang ke-7, menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono yang telah memerintah selama dua periode.

garasigaming.com

Sejarah Hidup Jokowi Mulai dari Masa Kecilnya

Kisah hidup Jokowi dimulai saat ia dilahirkan dari pasangan yang bernama Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Jokowi kecil merupakan anak pertama dan anak laki-laki satu-satunya, menjadi kakak dari tiga adik perempuannya yang bernama Iit Sriyantini, Ida Yati dan Titik Relawati. Ayahnya adalah orang Karanganyar, dan kakek-neneknya berasal dari desa yang ada di Boyolali. Pendidikan yang ditempuh Jokowi kecil bukan merupakan sebuah pendidikan di sebuah sekolah elit, malah ia masuk ke sebuah SD bernama SD Negeri 111 Tirtoyoso, sebuah sekolah yang terkenal menjadi sekolah kalangan orang-orang menengah ke bawah. Hidup Jokowi kecil jauh dari kata-kata kaya dan nyaman, karena ia diharuskan untuk berdagang, menjajakan ojek payung, atau bahkan menjadi kuli panggul. Semua itu ia lakukan agar ia bisa membeli peralatan sekolahnya sendiri, sekaligus agar ia bisa mendapatkan uang jajan.

Kesederhanaan Jokowi kecil bisa dilihat dari kebiasaannya pergi ke sekolah, dimana saat teman-temannya menggunakan sepeda untuk pergi ke sekolah, Jokowi kecil lebih memilih untuk berjalan kaki. Jokowi memulai pekerjaannya sebagai penggergaji ketika ia berumur 12 tahun, ketika ia sadar bahwa ia memiliki keahlian dalam dunia pertukang kayu-an. Selama masa kecilnya ini Jokowi telah mengalami penggusuran rumah sebanyak tiga kali. Setelah mengalami sendiri rasanya penggusuran rumah membuat hal ini memengaruhi pola pikir Jokowi dan caranya memimpin ketika ia menjadi Walikota Surakarta saat diharuskan untuk menertibkan pemukiman warga yang ada pada tempat yang tidak seharusnya.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di SD, kisah perjalanannya berlanjut dengan meniti jalur pendidikannya di SMP Negeri 1 Surakarta. Setelah berhasil lulus pendidikan menengah, Jokowi awalnya berniat untuk melanjutkan studi ke SMA Negeri 1 Surakarta yang gagal ia raih sehingga ia memilih untuk masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta. Pendidikan tingkat atas berhasil diselesaikan, dan kini Jokowi kecil bertekad untuk lagi-lagi melanjutkan studi, dan Jurusan Kehutanan dari fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada-lah yang menjadi pilihan utamanya. Dengan kemampuan akademis yang ia miliki, Jokowi akhirnya berhasil meraih kursi di universitas tersebut. Kesempatan itu akhirnya ia pergunakan sungguh-sungguh untuk mempelajari struktur kayu, teknologi, dan pemanfaatannya. Skripsi yang ia tulis sebagai syarat kelulusan pendidikan tingginya berjudul “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta”.

Kelulusan Jokowi muda di tahun 1985 menuntunnya untuk bekerja di BUMN, tepatnya di sebuah perusahaan bernama PT Kertas Kraft Aceh, membuatnya ditempatkan di Gayo, Aceh Tengah. Pada tahun 1986, Jokowi muda menikahi Iriana di Solo. Beberapa tahun setelahnya, Jokowi memilih pulang dari Aceh dan kembali ke sisi istrinya yang saat itu tengah hamil tujuh bulan. Setelah keluar dari PT Kertas Kraft Aceh, Jokowi mulai berpikir untuk bergabung dengan usaha milik pamannya yang kebetulan ada di bidang kayu, yaitu CV Roda Jati. Pada tahun 1988, Jokowi memutuskan untuk mencoba peruntungannya dengan membuka usahanya sendiri yang ia beri nama CV Rakabu, nama yang sama dengan anak pertamanya. CV Rakabu sempat menjadi sangat berjaya dalam dunia permebelan, meski begitu perusahaan mebel ini jatuh dan hancur ketika ia dibohongi seorang klien dengan pesanan yang tidak dibayar.

Sejarah singkat kisah hidup Jokowi – presiden Indonesia di bidang politik bermula ketika ia mencalonkan diri sebagai calon walikota Surakarta yang diusung oleh PDI-P dan PKB pada tahun 2005. Pemilihan tersebut berhasil dimenangkan oleh Jokowi yang berhasil memegang angka 36.62%. Setelah akhirnya berhasil terpilih, Solo ia kembangkan dengan pengalaman yang telah ia miliki semasa muda. Ketika ada di bawah pimpinannya, Solo mulai menjadi kajian di universitas-universitas luar negeri dan mulai berubah secara drastis. Pada masa pemerintahannya pula bus Batik Solo Trans diperkenalkan kepada masyarakat. Selain itu, banyak kawasan-kawasan yang diremajakan dan Solo juga mulai menjadi tuan rumah dari banyak acara internasional. Berkat hasil kerjanya, ia berhasil memenangkan lagi pemilu Surakarta pada tahun 2010 dengan total suara yang melebihi 90%. Pada tahun 2012, ia kemudian dicalonkan sebagai calon gubernur DKI Jakarta oleh beberapa politisi PDI-P.

Sejarah hidup Jokowi memasuki babak baru ketika pada tahun 2012 ia diminta menjadi calon gubernur DKI Jakarta oleh Jusuf Kalla secara pribadi. Setelah pemilu periode 1 berakhir dengan kemenangan Jokowi yang tipis dari Fauzi Bowo, pemilu kembali diulang, meski begitu Jokowi kembali memenangkan periode ke-2 dari pilkada ini. Jokowi kemudian dicalonkan menjadi calon presiden oleh PDI-P dan berhasil memenangkan pemilu, membuatnya menjadi presiden ke-7.

Sekian informasi singkat mengenai sejarah dan juga latar belakang kisah hidup Bapak Joko Widodo atau yang biasa kita kenal dengan nama Jokowi ini. Semoga kepemimpinan beliau sebagai presiden Indonesia yang ke-7 dapat membawa kemajuan dan perkembangan untuk bangsa dan rakyat Indonesia 5 tahun ke depan. Baca juga artikel menarik lainnya dari dunia sejarah hanya di Garasi  Sejarah.



 

Jumat, 11 Agustus 2017

Mengungkap Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia Sebenarnya

Garasisejarah - Asal usul mengenai nenek moyang bangsa Indonesia kira-kira dimulai pada jaman prasejarah, sebuah periode di area kepulauan di Indonesia yang berlangsung sejak jaman Pleistocene hingga abad ke-4 ketika masyarakat Kutai membentuk prasasti batu tulis pertama. Tidak seperti bangsa Eropa maupun Timur Tengah yang terlihat jelas perbedaan antara era prasejarah dan era setelahnya, di Indonesia perbedaan ini amat sulit ditelusuri. Hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh kondisi wilayah yang berbentuk kepulauan, dan menyebabkan beberapa bagian terutama pulau yang jauh, menjadi terisolasi. Contoh yang tepat bagi kejadian ini adalah daerah Jawa Barat dan pesisir Kalimantan Timur dimana jaman sejarahnya sudah dimulai sejak abad ke-4, namun kultur megalitik masih berkembang. Orang-orang Papua yang ada di pulau Nugini juga masih tinggal di jaman batu sebelum mereka melakukan kontak dengan dunia modern pada awal abad ke-20. Bahkan hingga kini, tradisi jaman megalitik yang masih ada bisa ditemukan di pulau Sumba dan Nias.


 
Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia harus dimulai dengan penelitian di daerah Indonesia modern, yang secara geologis muncul dari bawah laut Asia Tenggara sebagai hasil bertumbukannya lempeng India dan lempeng Australia, yang meluncur di bawah lempeng Sunda pada era-era awal Cenozoic, sekitar 63 juta tahun yang lalu. Kondisi tektonik ini kemudian membuat lengkung gunung merapi Sunda yang membentuk beberapa kepulauan seperti Sumatera, Jawa, dan kepulauan Sunda Kecil. Lengkung gunung merapi aktif ini kemudian berubah menjadi Danau Toba di Sumatera. Letusan supervolcano Toba yang terjadi sekitar 69.000 hingga 77.000 tahun yang lalu, menyebabkan musim dingin gunung api global.

Kepulauan Indonesia mulai terlihat bentuknya seperti sekarang ini pada periode Pleistocene, yang selama beberapa periode masih menyambungkan Sunda dengan daerah utama Asia dan membentuk ekstensi besar daerah daratan dari Asia Tenggara. Ekstensi yang ada kemudian membuat beberapa binatang asia dan spesies hominid mulai bermigrasi ke daerah tersebut. Pada masa es terakhir yang terjadi sekitar 20.000 hingga 10.000 tahun yang lalu, Bumi mulai mengalami perubahan iklim, terjadinya penghangatan global dengan temperatur yang meningkat di atas rata-rata menyebabkan pelelehan beberapa bongkah es di kutub dan menaikkan volume air. Sunda mulai tenggelam dan terbentuklah selat Malaka, Laut Tiongkok Selatan, Selat Kalimata, dan Laut Jawa. Pada masa itu juga mulai terbentuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan pulau-pulau sekitarnya.

Penemuan Fosil Nenek Moyang Indonesia di Berbagai Daerah
 
Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia mulai ditemukan pada awal 2007 ketika para arkeolog menganalisa bekas potongan yang ada pada dua tulang bovid yang mereka temukan di Sangiran. Luka tersebut diperkirakan dibuat sekitar 1.5 hingga 1.6 juta tahun yang lalu dengan menggunakan perkakas dari cangkang dan merupakan bukti tertua tentang adanya manusia prasejarah di Indonesia. Fosil sisa tulang belulang dari Homo erectus yang lebih populer dengan nama “Manusia Jawa” ditemukan oleh seorang ahli anatomi dari Belanda yang bernama Eugene Dubois di Trinil pada tahun 1891, berumur paling tidak 700.000 tahun dan merupakan peninggalan dari manusia tertua yang ditemukan pada saat itu. Fosil Homo erectus lainnya dengan umur yang sama berhasil ditemukan di Sangiran pada tahun 1930 oleh ahli antropolg, Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald yang di saat bersamaan menemukan fosil di Ngandong dengan perkakas yang lebih maju berumur sekitar 550.000 hingga 143.000 tahun. Pada tahun 1977, fosil Homo erectus lainnya kembali ditemukan di Sambungmacan.

Pada tahun 2003, ditemukan fosil dari hominid kecil yang berumur sekitar 74.000 hingga 13.000 tahun di pulau Flores yang diberi nama “Manusia Flores” dengan nama ilmiah Homo floresiensis. Hominid berukuran 3 kaki ini diperkirakan adalah spesies turunan dari Homo erectus dan ukurannya berkurang dalam jangka waktu lebih dari seribu tahun karena fenomena alamiah yang disebut pengerdilan oleh pulau, proses yang terjadi ketika sekelompok makhluk hidup tinggal di lingkungan yang kecil, seperti ukuran pulau flores. Manusia Flores diperkirakan berbagi pulau dengan Homo sapiens modern hingga sekitar 12.000 tahun yang lalu sebelum mereka akhirnya punah.

Secara kronologis, asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dimulai pada jaman Paleolitikum ketika Homo erectus diketahui menggunakan perkakas batu paleolitik dan perkakas cangkang yang ditemukan di Sangiran dan Ngandong. Bukti bekas sayatan yang dianalisa dari sebuah fosil mamalia Pleistocene juga mendokumentasikan sekitar 18 bekas sayatan yang disebabkan oleh perkakas yang terbuat dari serpih cangkang tebal terhadap dua tulang belulang bovid, dimana sayatan ini diperkirakan dibuat ketika terjadi pembantaian di Sangiran sekitar 1.6 hingga 1.5 juta tahun yang lalu. Masa ini berlanjut ke era Neolitikum, dimuana perkakas batu asah mulai dikembangkan oleh orang-orang Austronesia di kepulauan Indonesia.

Asal usul mengenai nenek moyang bangsa Indonesia mengakhiri kisahnya di dua masa terakhir, dimana yang pertama adalah masa Megalitikum. Kepulauan Indonesia dikenal juga sebagai rumah bagi megalit dari kultur Austronesia baik di masa lalu atau sekarang. Beberapa situs megalit juga bisa ditemukan di sekitar Indonesia seperti misalnya Menhir, dolmen, tabular batu, patung batu, dan sebuah struktur mirip piramida bernama Punden Berundak di beberapa situs sekitar Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan kepulauan Sunda Kecil. Pada jaman kedua yang bernama jaman Perunggu, kultur Dong Son dari Vietnam tiba di Indonesia membawa serta teknik pembuatan alat menggunakan perunggu, ritual pengorbanan sapi, dan metode sulam ikat. Beberapa kegiatan ini sampai sekarang masih sering digunakan terutama di daerah Sumatra, Sulawesi, dan beberapa pulau di Nusa Tenggara.




 

Kamis, 10 Agustus 2017

Sejarah Berdirinya Youtube – Situs Berbagi Video Daring Terbesar

Garasisejarah - Youtube yang merupakan salah satu situs berbagi video daring (dalam jaringan) terbesar di dunia ini diprakarsai oleh tiga orang mantan pegawai PayPal di tahun 2005 untuk membuat media sosial dimana pengguna bisa mengunggah video. 3 mantan pegawai Paypal tersebut membuatnya pada tanggal 14 Februari 2005. Awalnya, situs ini merupakan sebuah situs yang dipegang secara independen oleh ketiga pemiliknya yang bernama Steve Chen, Chad Hurley, dan Jawed Karim sebelum akhirnya pada akhir 2006 situs ini dibeli oleh Google. Situs ini memberikan pengguna kebebasan untuk mengunggah konten mereka sendiri seperti video klip, klip TV, video musik, hingga video blogging dengan teknologi HTML5 dan Adobe Flash Video yang digunakan. Dalam prakteknya, pengguna situs ini tidak hanya masyarakat biasa, tapi juga media korporat semacam BBC, CBS, Hulu, Vevo, dan berbagai macam organisasi lainnya. Untuk dapat menyaksikan video yang diunggah ke dalam situs Youtube, seseorang tidak perlu menjadi pengguna, meski begitu untuk menyaksikan video yang dinilai agak ofensif dibutuhkan konfirmasi umur.

http://garasigaming.com/

 
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tinta sejarah lahirnya Youtube dituliskan oleh tiga orang mantan pegawai PayPal yang bernama Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Sebelum bekerja di PayPal, Hurley melakukan studi di bidang desain di Indiana University of Pennsylvania, sementara Chen dan Karim sama-sama menekuni studi mereka di bidang sains komputer di University of Illinois, Urbana-Champaign. Ketika baru pertama kali bekerjasama, tempat yang mereka pilih sebagai kantor pusat berada di atas sebuah pizzeria dan restoran Jepang di daerah California.

Domain Youtube.com pertama kali aktif pada tanggal 14 Februari 2005 dan dalam beberapa bulan situs tersebut mulai berkembang lebih jauh. Para perancang situs tersebut memberikan sebuah preview situs ini kepada publik di bulan Mei, 6 bulan sebelum Youtube memulai debut resminya. Sejarah berdirinya Youtube sendiri sebenarnya berhutang besar kepada para angel investor seperti misalnya Sequoia Capital yang menginvestasikan 3,5 juta dollar US. Nantinya, Reolof Botha yang merupakan partner dari Sequioa dan mantan CEO PayPal memutuskan untuk bergabung dalam deretan direktur YouTube. Video yang pertama kali diunggah di situs tersebut berjudul “Me at the zoo” yang menunjukkan Jawed Karim ketika ia sedang ada di kebun binatang San Diego. Video yang diunggah pada bulan April 2005 tersebut masih bisa ditonton hingga saat ini.

Sejarah berdirinya Youtube mulai memasuki babak baru pada musim panas tahun 2006 dimana Youtube masuk dalam deretan situs yang berkembang paling cepat dengan statistik pengunggahan video baru yang angkanya lebih dari 65.000 per hari, ditambah dengan penyajian 100 juta lebih video per harinya. Menurut survei, situs ini ada di peringkat 5 website terpopuler dan jauh mengalahkan MySpace dalam perkembangannya. Setiap bulan juga situs ini berhasil menjaring 20 juta pengunjung, dimana menurut Nielsen/NetRatings, 44% dari angka tersebut adalah wanita dan 56% sisanya adalah laki-laki. Di tahun yang sama juga mulai terjadi partnership yang akan mengubah jalur perkembangan Youtube, yaitu partnership di bidang marketing dan pengiklanan bersama NBC.

Pada tanggal 9 Oktober 2006, sebuah berita mengejutkan muncul dari Google, sebuah perusahaan super besar di Amerika yang berkutat khusus di bidang penyajian jasa berbasis internet, perusahaan tersebut berniat membeli YouTube dengan harga total 1,65 miliar US dollar dalam bentuk saham. Perjanjian pembelian yang kemudian menjadi titik balik baru dalam sejarah berdirinya Youtube ini terjadi setelah Youtube mengajukan tiga perjanjian dengan perusahaan media lainnya untuk menghindari permasalahan copyright. Bahkan setelah dibeli oleh Google, Youtube tetap berniat untuk melanjutkan kegiatan mereka secara independen, yang akhirnya disetujui oleh Google dan merupakan akuisisi Google yang terbesar kedua. Di tahun yang sama juga, Youtube mendapatkan kesempatan menjadi Person of the Year dari majalah Time, dan oleh majalah PC World Youtube dinobatkan sebagai produk terbaik nomor 9 dalam “10 Produk Terbaik Tahun 2006”.

Perkembangan Youtube yang Terus Berlanjut
 
Pencapaiannya pada tahun 2006 tidak membuat Youtube merasa puas karena pada tahun berikutnya, tertulis banyak perjanjian penting dalam sejarah berdirinya Youtube. Pada awal 2007, mulai diberikan Youtube Awards yang merupakan penghargaan tahunan kepada video Youtube terbaik dari tahun sebelumnya yang dinilai lewat vote pengguna. Pada tanggal 23 Juli dan 28 November di tahun yang sama, Youtube bekerja sama dengan CNN untuk menayangkan debat presidensial di Amerika antara Demokrat dan Republik. Di bulan November juga Youtube membuat sebuah kerjasama dengan MGM, Lions Gate Entertainment, dan CBS, yang memberikan perusahaan tersebut kebebasan untuk mengunggah full length film eksklusif bioskop maupun episode dari serial tv, sebuah gerakan yang dipercaya oleh orang banyak untuk berkompetisi dengan Hulu yang terlebih dahulu menyajikan bahan-bahan tontonan dari NBC, Fox, dan Disney. Pada bulan Maret 2010, Youtube kembali mengembangkan sayap mereka dan memulai streaming beberapa konten eksklusif yang sementara baru bisa dinikmati oleh masyarakat Amerika seperti Indian Premier League yang merupakan penyiaran daring gratis pertama dari sebuah acara olahraga yang besar.

Pada tanggal 31 Maret 2012, situs Youtube dirilis ulang dengan desain yang baru. Desain baru ini dibuat untuk simplifikasi antarmuka dan meningkatkan jumlah waktu yang dihabiskan oleh pengguna di situs tersebut. Pada bulan Mei di tahun yang sama, dilaporkan bahwa Youtube sudah menyajikan lebih dari 2 triliun video per hari. Di Mei tahun 2011, Youtube kembali melaporkan bahwa statistik penyajian video per hari mereka naik menjadi 3 triliun video dan pada tahun 2012 menjadi 4 triliun video per hari, mencatat satu lagi kejadian penting dalam sejarah berdirinya Youtube.

Demikian penjelasan singkat mengenai awal sejarah berdirinya Youtube hingga perkembangannya sampai saat sekarang ini. Semoga artikel tadi dapat menjadi cerita sejarah yang menginspirasi dan menambah wawasan pengetahuan anda semua. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca halaman di website kami Garasi Sejarah.....




 

Rabu, 09 Agustus 2017

Sejarah Singkat Perjuangan RA. Kartini Semasa Hidupnya

Garasisejarah - RA. Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. RA. Kartini dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan derajat antara wanita dan pria di Indonesia. Hal ini dimulai ketika Kartini merasakan banyaknya diskriminasi yang terjadi antara pria dan wanita pada masa itu, dimana beberapa perempuan sama sekali tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan. Kartini sendiri mengalami kejadian ini ketika ia tidak diperbolehkan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Kartini sering berkorespondensi dengan teman-temannya di luar negeri, dan akhirnya surat-surat tersebut dikumpulkan oleh Abendanon dan diterbitkan sebagai buku dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Biografi Singkat Kartini
 
Semasa hidupnya dimulai dengan lahirnya Kartini di keluarga priyayi. Kartini yang memiliki nama panjang Raden Adjeng Kartini ini ialah anak perempuan dari seorang patih yang kemudian diangkat menjadi bupati Jepara, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat. Ibu dari Kartini memiliki nama M.A. Ngasirah, istri pertama dari Sosroningrat yang bekerja sebagai guru agama di salah satu sekolah di Telukawur, Jepara. Silsilah keluarga Kartini dari ayahnya, bisa dilacak terus hingga Sultan Hamengkubuwono IV, dan garis keturunan Sosroningrat sendiri bisa terus ditelusuri hingga pada masa Kerajaan Majapahit.

http://garasigaming.com/

Ayah Kartini sendiri awalnya hanyalah seorang wedana (sekarang pembantu Bupati) di Mayong. Pada masa itu, pihak kolonial Belanda mewajibkan siapapun yang menjadi bupati harus memiliki bangsawan sebagai istrinya, dan karena M.A. Ngasirah bukanlah seorang bangsawan, ayahnya kemudian menikah lagi dengan Radeng Adjeng Moerjam, wanita yang merupakan keturunan langsung dari Raja Madura. Pernikahan tersebut juga langsung mengangkat kedudukan ayah Kartini menjadi bupati, menggantikan ayah dari R.A. Moerjam, yaitu Tjitrowikromo.

Sejarah perjuangan RA. Kartini semasa hidupnya berawal ketika ia yang berumur 12 tahun dilarang melanjutkan studinya setelah sebelumnya bersekolah di Europese Lagere School (ELS) dimana ia juga belajar bahasa Belanda. Larangan untuk Kartini mengejar cita-cita bersekolahnya muncul dari orang yang paling dekat dengannya, yaitu ayahnya sendiri. Ayahnya bersikeras Kartini harus tinggal di rumah karena usianya sudah mencapai 12 tahun, berarti ia sudah bisa dipingit. Selama masa ia tinggal di rumah, Kartini kecil mulai menulis surat-surat kepada teman korespondensinya yang kebanyakan berasal dari Belanda, dimana ia kemudian mengenal Rosa Abendanon yang sering mendukung apapun yang direncanakan Kartini. Dari Abendanon jugalah Kartini kecil mulai sering membaca buku-buku dan koran Eropa yang menyulut api baru di dalam hati Kartini, yaitu tentang bagaimana wanita-wanita Eropa mampu berpikir sangat maju. Api tersebut menjadi semakin besar karena ia melihat perempuan-perempuan Indonesia ada pada strata sosial yang amat rendah.

Kartini juga mulai banyak membaca De Locomotief, surat kabar dari Semarang yang ada di bawah asuhan Pieter Brooshoof. Kartini juga mendapatkan leestrommel, sebuah paketan majalah yang dikirimkan oleh toko buku kepada langganan mereka yang di dalamnya terdapat majalah-majalah tentang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Kartini kecil sering juga mengirimkan beberapa tulisan yang kemudian ia kirimkan kepada salah satu majalah wanita Belanda yang ia baca, yaitu De Hollandsche Lelie. Melalui surat-surat yang ia kirimkan, terlihat jelas bahwa Kartini selalu membaca segala hal dengan penuh perhatian sambil terkadang membuat catatan kecil, dan tak jarang juga dalam suratnya Kartini menyebut judul sebuah karangan atau hanya mengutip kalimat-kalimat yang pernah ia baca. Sebelum Kartini menginjak umur 20 tahun, ia sudah membaca buku-buku seperti De Stille Kraacht milik Louis Coperus, Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta yang ditulis Multatuli, hasil buah pemikiran Van Eeden, roman-feminis yang dikarang oleh Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek, dan Die Waffen Nieder yang merupakan roman anti-perang tulisan Berta Von Suttner. Semua buku-buku yang ia baca berbahasa Belanda.

Pada tanggal 12 November 1903, Kartini dipaksa menikah dengan bupati Rembang oleh orangtuanya. Bupati yang bernama K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat ini sebelumnya sudah memiliki istri, namun ternyata suaminya sangat mengerti cita-cita Kartini dan memperbolehkan Kartini membangun sebuah sekolah wanita. Selama pernikahannya, Kartini hanya memiliki satu anak yang diberi nama Soesalit Djojoadhiningrat. Kartini kemudian menghembuskan nafas terakhirnya 4 hari setelah melahirkan anak satu-satunya di usia 25 tahun.

 
Wafatnya Kartini tidak serta-merta mengakhiri perjuangan RA. Kartini semasa hidupnya karena salah satu temannya di Belanda, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan surat-surat yang dulu pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-temannya di Eropa. Abendanon kemudian membukukan seluruh surat itu dan diberi nama Door Duisternis tot Licht yang jika diartikan secara harfiah berarti “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”. Buku ini diterbitkan pada tahun 1911, dan cetakan terakhir ditambahkan sebuah surat “baru” dari Kartini.

Pemikiran-pemikiran Kartini dalam surat-suratnya tidak pernah bisa dibaca oleh beberapa orang pribumi yang tidak dapat berbahasa Belanda. Baru pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkan versi translasi buku dari Abendanon yang diberi judul “Habis Gelap Terbitlah Terang: Buah Pikiran” dengan bahasa Melayu. Pada tahun 1938, salah satu sastrawan bernama Armijn Pane yang masuk dalam golongan Pujangga Baru menerbitkan versi translasinya sendiri dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Versi milik Pane membagi buku ini dalam lima bab untuk menunjukkan cara berpikir Kartini yang terus berubah. Beberapa translasi dalam bahasa lain juga mulai muncul, dan semua ini dilakukan agar tidak ada yang melupakan sejarah perjuangan RA. Kartini semasa hidupnya itu.
 



 

Selasa, 08 Agustus 2017

Sejarah Kerajaan Kalingga – Kerajaan Hindu-Budha Pertama di Jawa Tengah

Garasisejarah - Sejarah kerajaan Kalingga dimulai pada abad ke-6 dan merupakan sebuah kerajaan dengan gaya India yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah. Belum diketahui secara pasti dimana pusat kerajaan ini berada, tapi beberapa ahli memprediksikan bahwa tempatnya ada di antara tempat yang sekarang menjadi Pekalongan dan Jepara. Tidak banyak yang dapat diketahui dari kerajaan ini karena sumber sejarah yang ada juga hampir nihil dan mayoritas catatan tentang sejarah kerajaan Kalingga didapat dari kisah-kisah Tiongkok, cerita turun-temurun rakyat sekitar, dan Carita Parahyangan yang menceritakan tentang Ratu Shima serta kaitan ratu tersebut dengan kerajaan Galuh. Ratu Shima juga dikenal karena peraturannya yang kejam dimana siapapun yang tertangkap basah mencuri akan dipotong tangannya.


Awal Berdirinya Kerajaan Kalingga diperkirakan dimulai pada abad ke-6 hingga abad ke-7. Nama Kalingga sendiri berasal dari kerajaan India kuno yang bernama Kaling, mengidekan bahwa ada tautan antara India dan Indonesia. Bukan hanya lokasi pasti ibu kota dari daerah ini saja yang tidak diketahui, tapi juga catatan sejarah dari periode ini amatlah langka. Salah satu tempat yang dicurigai menjadi lokasi ibu kota dari kerajaan ini ialah Pekalongan dan Jepara. Jepara dicurigai karena adanya kabupaten Keling di pantai utara Jepara, sementara Pekalongan dicurigai karena masa lalunya pada saat awal dibangunnya kerajaan ini ialah sebuah pelabuhan kuno. Beberapa orang juga mempunyai ide bahwa Pekalongan merupakan nama yang telah berubah dari Pe-Kaling-an.


Pada tahun 674, kerajaan Kalingga dipimpin oleh Ratu Shima yang terkenal akan peraturan kejamnya terhadap pencurian, dimana hal tersebut memaksa orang-orang Kalingga menjadi jujur dan selalu memihak pada kebenaran. Menurut cerita-cerita yang berkembang di masyarakat, pada suatu hari seorang raja dari negara yang asing datang dan meletakkan sebuah kantung yang terisi dengan emas pada persimpangan jalan di Kalingga untuk menguji kejujuran dan kebenaran dari orang-orang Kalingga yang terkenal. Dalam sejarahnya tercatat bahwa tidak ada yang berani menyentuh kantung emas yang bukan milik mereka, paling tidak selama tiga tahun hingga akhirnya anak dari Shima, sang putra mahkota secara tidak sengaja menyentuh kantung tersebut dengan kakinya. Mendengar hal tersebut, Shima segera menjatuhkan hukuman mati kepada anaknya sendiri. Mendengar hukuman yang dijatuhkan oleh Shima, beberapa orang memohon agar Shima hanya memotong kakinya karena kakinya lah yang bersalah. Dalam beberapa cerita, orang-orang tadi bahkan meminta Shima hanya memotong jari dari anaknya.

Dalam salah satu kejadian pada sejarah kerajaan Kalingga, terdapat sebuah titik balik dimana kerajaan ini terislamkan. Pada tahun 651, Ustman bin Affan mengirimkan beberapa utusan menuju Tiongkok sambil mengemban misi untuk memperkenalkan Islam kepada daerah yang asing tersebut. Selain ke Tiongkok, Ustman juga mengirim beberapa orang utusannya menuju Jepara yang dulu bernama Kalingga. Kedatangan utusan yang terjadi pada masa setelah Ratu Shima turun dan digantikan oleh Jay Shima ini menyebabkan sang raja memeluk agama Islam dan juga diikuti jejaknya oleh beberapa bangsawan Jawa yang mulai meninggalkan agama asli mereka dan menganut Islam.

Seperti kebanyakan kerajaan lainnya di Indonesia, kerajaan Kalingga juga mengalami ketertinggalan saat kerajaan tersebut runtuh. Dari seluruh peninggalan yang berhasil ditemukan adalah 2 candi bernama candi Angin dan candi Bubrah. Candi Angin dan Candi Bubrah merupakan dua candi yang ditemukan di Keling, tepatnya di desa Tempur. Candi Angin mendapatkan namanya karena memiliki letak yang tinggi dan berumur lebih tua dari Candi Borobudur. Candi Bubrah, di lain sisi, merupakan sebuah candi yang baru setengah jadi, tapi umurnya sama dengan candi Angin.

Kerajaan Kalingga Dalam Catatan Bangsa Tionghoa

Kerajaan Kalingga dikenal juga dengan nama kerajaan Ho-ling oleh orang-orang Tionghoa. Menurut catatan bangsa Tionghoa, Ho-ling dipercaya muncul ketika terjadi ekspansi besar oleh dinasti Syailendra. Kisah tentang kerajaan Ho-ling mulai ditulis dalam kronik dinasti Tang yang ada pada tahun 618 hingga 906. Menurut kronik tadi, orang-orang Ho-ling dipercaya gemar makan hanya menggunakan tangan dan tanpa sendok maupun sumpit. Tertulis juga di kroik tadi bahwa para masyarakat Ho-ling suka mengonsumsi tuwak, sebuah sari buah yang difermentasikan. Ibu kota dari Ho-ling dikelilingi oleh pagar kayu, dan sang raja tinggal di sebuah istana berlantai 2 dan daun palma sebagai atapnya. Sang raja duduk pada sebuah kursi yang terbuat dari gading dan menggunakan keset yang terbuat dari bambu. Ho-ling juga diceratakan memiliki sebuah bukit yang ia namakan Lang-pi-ya. Beberapa sumber lain dari catatan Tionghoa menuliskan sebuah analisa tentang lokasi dari kerajaan Ho-ling ini. Ia menuliskan bahwa Ho-ling berlokasi di Jawa Tengah dan bahwa La-pi-ya menghadap ke arah samudra membuat lokasi Ho-ling jadi agak lebih mudah diketahui.

Raja atau ratu yang saat itu memegang kepala pemerintahan Ho-ling tinggal di kota bernama She-p’o, tapi Ki-yen kemudian memindahkan lokasi pemerintahan menuju P’o-lu-Chia-ssu. Menurut catatan, diperkirakan bahwa ada kebingungan yang meliputi masa-masa terakhir kerajaan Ho-ling atau Kalingga ini. Ada dua teori besar tentang hal ini, dimana teori yang pertama adalah ketika Sanjaya yang masih merupakan cucu dari Shima mengambil alih pemerintahan. Ia mengubah kerajaan Kalingga yang bercorak Buddha menjadi kerajaan Mataram yang memiliki corak hindu. Cerita lain tentang sejarah kerajaan Kalingga ialah tentang bagimana Patapan yang merupakan salah satu pangeran dari dinasti Sanjaya merebut kursi penguasa dan menjadi raja pada tahun 832, dimana Mataram terus menjadi pengemulasi aturan-aturan Sailendra.

Sekian dulu informasi mengenai Sejarah Kerajaan Kalingga yang memiliki catatan sejarah penting dalam perkembangan Kerajaan Hindu-Budha di Jawa Tengah. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua.  

Terima kasih telah mengunjungi Garasi Sejarah.




Senin, 07 Agustus 2017

Sejarah Berdirinya Kota Semarang

Garasisejarah - Sejarah berdirinya kota Semarang yang terletak di sisi pantai utara pulau Jawa ini bisa ditelusuri jauh hingga abad ke-6, dimana daerah tersebut dulunya merupakan daerah pesisir dengan nama Pragota, juga merupakan sebuah bagian dari kerajaan tua di Indonesia, yaitu kerajaan Mataram Kuno. Kini, daerah dengan total area 373.70 km3 ini memiliki populasi sebanyak 2 juta jiwa, menjadikannya kota ke-6 di Indonesia yang memiliki penduduk terbanyak, dan kota terbesar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Dulu, kota Semarang merupakan sebuah kota dermaga yang besar dan maju ketika masa kolonial Belanda, dan hingga sekarang tetap menjadi daerah pusat untuk hal-hal yang berbau maritim.

 
Awal Sejarah berdirinya kota Semarang dimulai pada masa dimana daerah ini masih menjadi sebuah bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Pada masa itu, daerah Semarang yang masih bernama Pragota merupakan daerah khusus pelabuhan, dimana di bagian depan dari daerah ini adalah gugusan pulau-pulau kecil yang karena terjadi pengendapan mulai menyatu dan membentuk daratan. Bagian tersebut kemudian menjadi daerah yang lebih dikenal sebagai Semarang Bawah. Pelabuhan yang dulu sempat besar ini diperkirakan ada di tempat Pasar Bulu sekarang, dan terus terbentang hingga daerah Pelabuhan Simongan dimana pada tahun 1435 pernah menjadi tempat Cheng Ho menyandarkan kapal dan armadanya. Di tempat itu juga Cheng Ho mendirikan sebuah masjid dan kelenteng yang masih aktif dikunjungi masyarakat dan diberi nama Kelenteng Sam Po Kong yang berarti Gedung Batu.


Pangeran Made Pandan (Sunan Pandanaran I) tiba-tiba ditempatkan sebagai penyebar agama Islam oleh Kerajaan Demak pada akhir-akhir abad ke-15. Ketika masa Made Panda tiba, daerah Pragota tempat ia berdakwah menjadi semakin subur seiring dengan berjalannya waktu. Pada masa kesuburan inilah muncul sebuah pohon asam yang warnanya seperti arang, yang oleh masyarakat Jawa disebut Asem Arang, dan hal ini yang menjadikan Pragota berubah nama menjadi Semarang meskipun awalnya hanya menjadi gelar atau nama panggilan bagi daerah tersebut. Pendiri desa pertama daerah tersebut, Made Pandan diberi gelar Kyai Ageng Pandan Arang I dan dibuat sebagai kepala daerah. Ketika ia wafat, kepemimpinan berpindah tangan kepada putranya, dan diberi gelar Pandan Arang II dan nantinya mendapatkan gelar-gelar lain seperti Sunan Bayat, Ki Ageng Pandanaran, Sunan Pandanaran II, atau bahkan hanya Sunan Pandanaran.

Perkembangan Semarang pada masa pemerintahan Pandan Arang II mulai menunjukkan perubahan yang sangat drastis, dan perubahan ini menarik perhatian salah satu petinggi Pajang, yaitu Sultan Hadiwijaya. Mengingat daerah Semarang tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk peningkatan daerah. Semarang kemudian diputuskan berubah menjadi Kabupaten pada tanggal 2 Mei tahun 1547 yang kebetulan pada waktu itu bertepatan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad. Pengesahan daerah ini menjadi Kabupaten dilakukan oleh Sultan Hadiwijaya setelah sebelumnya melewati konsultasi panjang kepada Sunan Kalijaga, dimana kemudian tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai hari berdirinya kota Semarang.

Pada tahun 1678, Amangkurat II yang berasal dari Mataram berjanji untuk memberikan Semarang kepada pihak VOC. Perjanjian ini dibuat oleh Amangkurat untuk membayar hutang-hutangnya. Hingga ditahun 1705, akhirnya Semarang benar-benar diserahkan kepada pihak VOC sebagai imbalan setelah mereka membantu Pakubuwono I merebut Kartasutra. Mulai masa itu Semarang menjadi kota milik VOC yang kemudian berpindah tangan kepada pemerintah Hindia-Belanda. Pada tahun 1906 melalui Stanblat no. 120 dibentuklah pemerintahan kota besar dengan Burgemeester sebagai pemimpinnya, ia masih terus mengikuti Belanda sebelum kepemimpinannya berakhir pada tahun 1942 dikarenakan Jepang tiba di Indonesia.

Kebijakan yang telah diterapkan oleh Kota Semarang akhirnya berganti setelah kependudukan Jepang di Indonesia dimulai, sebab oleh Jepang pimpinan daerah diubah menjadi dibawah pimpinan pihak militer Jepang (Shico) yang didampingi dua wakil (Fuku Shico) dimana salah satunya adalah orang Jepang dan yang lainnya adalah orang Indonesia. Beberapa saat setelah proklamasi kemerdekaan terjadi, tepatnya pada tanggal 15 hingga 20 Oktober tahun 1945, beberapa tentara Jepang yang ada di Semarang bersikeras tidak mau memberikan kontrol akan kota tersebut kepada pasukan kemerdekaan. Akhirnya perang yang memperoleh sebutan Pertempuran Lima Hari ini memakan beberapa korban, dimana salah satu yang tewas adalah seorang dokter muda berbakat yang bernama dr. Kariadi. Tokoh-tokoh kunci pada perang ini adalah:

➤dr. Kariadi
Dokter muda yang berniat untuk mengecek cadangan air ketika berhembus kabar bahwa Jepang berencana untuk meracuni air cadangannya. Ia tetap berniat untuk pergi padahal istrinya telah memohon untuk tetap tinggal di rumah.

➤Mr. Wongsonegoro
Pada masa itu, Mr. Wongsonegoro merupakan Gubernur yang dipilih untuk daerah Jawa Tengah. Beliau sempat ditangkap oleh pasukan Jepang.

➤Dr. Sukaryo & Sudanco Mirza Sidharta
Mereka berdua merupakan korban lain penangkapan pasukan Jepang, bersamaan dengan Mr. Wongsonegoro.

➤Mayor Kido
Pemimpin Kidobutai pada masa itu, dimana pusat Kidobutai terletak di Jatingaleh.

➤Kasman Singodimejo
Perwakilan yang diutus untuk menjembatani gencatan senjata.

➤Jenderal Nakamura
Jenderal tawanan TKR di Magelang.
Sejarah berdirinya kota Semarang meskipun diwarnai merah darah karena pertempuran 5 hari, tetaplah menjadi bagian sejarah Indonesia. Demi memeringati kejadian tersebut, dibangunlah Tugu Muda yang diharapkan berperan sebagai pengingat kepada masyarakat Semarang tentang kejadian perang di masa lalu. Tugu ini dibangun pada tanggal 10 November 1950 dan diresmikan pada 20 Mei 1953.



 

Minggu, 06 Agustus 2017

Sejarah Asal-Usul Nabi Adam – Manusia Pertama di Muka Bumi

Garasisejarah - Sejarah mengenai asal-usul nabi Adam yang merupakan manusia pertama yang hidup di muka bumi ini ada di hampir seluruh kitab suci dari semua agama mulai dari Kitab Kejadian milik umat Yahudi, Perjanjian Lama, Buku Mormon, Buku Iqan, hingga al-Qur’an. Menurut mitologi penciptaan Womack dari agama samawi, Adam memang adalah manusia yang pertama kali diciptakan oleh Tuhan. Dalam narasi yang ada pada Kitab Kejadian, Adam diceritakan dibuat oleh Yahmeh-Elohim (Tuhan Yahweh, tuhan Israel) meskipun kata “adam” sendiri mampu merujuk pada manusia pertama atau penciptaan manusia secara umum. Pandangan Gereja Kristen agak sedikit berbeda dalam cara pandang mereka tentang perbuatan Adam yang melanggar aturan Tuhan dimana konsekuensi dari kelalaian tersebut memiliki efek buruk terhadap hidup manusia ke depannya. Dalam ajaran Yahudi dan Kristen, dosa yang ditanggung oleh Adam dan Eve berbeda sementara dalam ajaran Islam, dosa yang mereka tanggung sama. Dalam ajaran Islam juga Adam berhasil mendapatkan maaf dari Tuhan sementara Kekristenan tetap percaya bahwa pemaafan baru terjadi dengan pengorbanan Yesus Kristus. Menurut Agama Baha’I, Islam, dan beberapa cabang Kristen, Adam adalah nabi yang pertama. Berikut mari simak informasi selengkapnya mengenai sejarah nabi adam yang telah Kumpulan Sejarah rangkum dari berbagai sumber.


 
Dalam penggunaan kata “Adam” sendiri memiliki berbagai penjelasan yang berbeda-beda. Kata “Adam” bisa digunakan sebagai nama, dan pertama kali digunakan sebagai “Adamu” dan tercatat dalam daftar raja Syria. Penggunaannya sebagai kata benda di bahasa Yahudi berarti “manusia”. Sebenarnya, akar kata ini tidak berasal dari kata yang berarti “manusia” melainkan dari “a-d-m” yang berarti “merah” atau “tampan”. Sebagai kata benda maskulin, “’adam” berarti “orang” atau “manusia” dan jika digunakan dalam konteks kolektif berubah menjadi “ras manusia”. Dalam bahasa Kabalistik, Adam juga berasal dari bahasa Yahudi “Adame” yang berarti “aku menjadi sama” yang pada konteks ini menjadi sama dengan Tuhan yaitu memiliki kebebasan.

Kisah Sejarah Nabi Adam muncul dalam Kitab Permulaan sebagai kata “’adam” yang digunakan dalam berbagai macam arti yang antara lain: kolektif (manusia), individual (seorang laki-laki), tidak spesifik pada jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), dan pria. Menurut ensiklopedia Yahudi, penggunaannya dalam Kejadian 1 adalah sebagai kata umum dan dalam Kejadian 2 & 3 penggunaan antara kata umum dan individual bercampur.

Sejarah asal-usul nabi Adam – manusia pertama – pada Kejadian 1 menceritakan tentang bagaimana Elohim (Tuhan) menciptakan manusia yaitu laki-laki dan perempuan dimana nama mereka adalah Adam. Adam yang digunakan pada ayat tersebut bukanlah merujuk hanya kepada nabi Adam, melainkan Adam sebagai manusia secara keseluruhan. Baru pada Kejadian 2 sejarah tentang Nabi Adam disebut secara khusus sebagai nabi Adam yang diciptakan dari debu dan dihembuskan angin kehidupan, membuatnya menjadi makhluk hidup. Baru kemudian Tuhan menempatkan nabi Adam di Taman Eden dan memberinya perintah bahwa seluruh buah dari pohon di tempat itu boleh dimakan kecuali dari pohon pengetahuan kebaikan dan kejahatan. Tuhan kemudian berkata bahwa tidak baik bagi seorang pria sendirian jadi Tuhan mengumpulkan hewan-hewan buas dan diantara itu juga tidak ditemukan penolong yang sesuai, karenannya Tuhan membuat Adam tertidur dan mengambil salah satu tulang rusuknya untuk menciptakan seorang wanita yang diberi nama Eve.

Cerita yang menjelaskan kisah Nabi Adam berlanjut ketika dalam Kejadian 3, diceritakan bahwa Adam dibuang dari Eden. Pada cerita tentang dibuangnya nabi Adam dari Eden, sang wanita dipercaya telah dibohongi oleh sang ular untuk memakan buah pengetahuan yang jelas-jelas menentang aturan dari Tuhan. Tuhan kemudian menanyakan dialog dengan Adam dan Eve menggunakan sebuah pertanyaan retoris yang membuatnya mengakui kesalahannya. Setelah Tuhan menyelesaikan penghakiman akan semua pihak yang terkait dalam kejadian itu, Ia menjatuhkan hukuman kepada mereka. Sejarah Nabi Adam masuk ke dalam bagian baru dimana Adam dan Eve harus bekerja keras untuk pertama kalinya demi mencari makanan. Menurut Kitab Kejadian juga, ia memiliki 3 anak dari Eve yaitu Cain, Abel, dan Seth.

Kisah Nabi Adam di Agama Lain

Dalam sejarah Yahudi, menurut catatan pada rabbi dan Gulungan Laut Mati, Adam ialah seorang manusia yang sempurna sebelum dibuang dari Eden. Menurut cerita rakyat Yahudi, istri pertama Adam bukanlah Eve melainkan Lilith yang meninggalkan Adam karena menolak patuh kepadanya. Lilith pergi dan tidak kembali lagi ke Taman Eden setelah melakukan hubungan intim dengan Samael sang Malaikat.

Dalam Islam, Adam dipercaya sebagai manusia pertama yang diajak berdialog langsung dengan Allah, membuatnya menjadi pemeluk Islam dan nabi yang pertama. Salah satu komentator hadis Islam awal menulis bahwa saat penciptaan Adam, Allah mengirim Jibril dan Mika’il untuk mengambil tanah dari Bumi dimana Bumi menolak karena Bumi mengancam akan mengadu pada Allah jika kedua malaikat tersebut menghancurkannya, jadi para Malaikat kembali dengan tangan kosong. Malaikat yang selanjutnya dikirim oleh Allah ialah Izrail yang kemudian mengambil tanah dari berbagai macam daerah, menjelaskan mengapa banyak bentuk dari manusia yang berbeda. Menurut penulisnya, Adam masih belum bernyawa hingga 40 hari setelah Allah meniupkan hidup kepadanya, dan ketika mulai hidup, Adam ditunjuk sebagai pemimpin dari makhluk-makhluk yang lebih rendah, dimana Adam kemudian menamai mereka satu persatu setelah Allah mengajarkannya. Begitulah sejarah asal-usul nabi Adam – manusia pertama di muka bumi – yang juga dipercaya sebagai nabi pertama dalam agama Islam, nabi mereka ialah orang-orang yang memiliki kepercayaan yang sama tentang ketundukkan mereka pada Allah.




 

Jumat, 04 Agustus 2017

Asal Usul Suku Jawa Dalam Sejarah

Garasisejarah - Suku Jawa merupakan suku dengan jumlah populasi terbanyak (sekitar 100 juta orang menurut data tahun 2011) di Indonesia berawal layaknya kelompok etnis Indonesia, kebanyakan termasuk masyarakat Sunda yang ada di Jawa Barat. Nenek moyang masyarakat Jawa adalah orang purba yang berasal dari Austronesia, sebuah spesies yang diperkirakan berasal dari sekitaran Taiwan dan bermigrasi melewati Filipina sebelum akhirnya tiba di pulau Jawa pada tahun 1.500 dan 1.000 sebelum masehi. Suku etnis Jawa memiliki banyak sub-etnis seperti misalnya orang Mataram, orang Cirebon, Osing, Tengger, Boya, Samin, Naga, Banyumasan, dan masih banyak lagi. Dewasa ini, mayoritas suku Jawa memproklamirkan diri mereka sebagai orang Muslim dan minoritasnya sebagai Kristen dan Hindu. Terlepas dari agama yang mereka anut, peradaban suku Jawa tidak pernah bisa dilepaskan dari interaksi mereka terhadap animisme asli yang bernama Kejawen yang telah berjalan selama lebih dari satu milenium, dan pengaruh kejawen tersebut juga masih banyak bisa kita temui dalam sejarah Jawa, kultur, tradisi, dan bidang seni lainnya. Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasan mengenai sejarah asal usul suku jawa berikut ini yang telah Kumpulan Sejarah rangkum dari berbagai sumber.


 
Jika membahas asal usul suku Jawa tidaklah jauh berbeda dengan asal usul orang Indonesia secara keseluruhan, yaitu pada saat ditemukannya fosil dari Homo erectus yang juga dikenal dengan nama “Manusia Jawa” oleh Eugene Dubois, seorang ahli anatomi Belanda pada tahun 1891 di Trinil. Fosil Homo erectus yang berhasil ditemukan, diperkirakan memiliki umur yang sudah luar biasa tua yaitu sekitar 700.000 tahun, menjadikannya salah satu spesies manusia kuno yang bisa ditemukan pada saat itu. Tidak berapa lama, di Sangiran juga ditemukan kembali fosil lainnya dari spesies yang sama pada tahun 1930 oleh Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald yang menemukan perkakas yang kelihatannya jauh lebih maju dibanding perkakas pada era sebelumnya dan umur dari peralatan-peralatan yang berhasil mereka temukan diperkirakan adalah 550.000 hingga 143.000 tahun.

Kepercayaan utama yang dianut oleh suku Jawa adalah animisme dan terus berlanjut seperti itu hingga akhirnya dai-dai Hindu dan Budha tiba ke Indonesia yang bermula dengan terjadinya kontak dagang dengan subkontinen India. Yang membuat masyarakat Jawa tertarik menganut agama-agama baru ini adalah karena mereka mampu menyatu dengan filosofi lokal Jawa yang unik. Tempat berkumpulnya kultur suku Jawa adalah Kedu dan Kewu yang ada di lereng Gunung Merapi sebagai jantung dari Kerajaan Medang i Bhumi Mataram. Beberapa dinasti-dinasti kuno seperti misalnya Sanjaya dan Syailendra juga menggunakan tempat tersebut sebagai pusat kekuatan mereka. Ketika Mpu Sendok memerintah, ibu kota kerajaan dipindahkan ke dekat Sungai Brantas pada abad 10, hal ini juga menyebabkan pergeseran pusat kebudayaan dan politik suku Jawa. Dipercaya perpindahan ini disebabkan oleh erupsi vulkanik gunung Merapi, tapi ada juga yang menganggap bahwa perpindahan ini disebabkan oleh serangan dari Kerajaan Sriwijaya.

Perkembangan suku Jawa mulai menjadi signifikan ketika Kertanegara memerintah Kerajaan Singasari pada akhir abad ke-13. Raja yang senang memperluas wilayahnya ini melakukan beberapa ekspedisi besar seperti misalnya ke Madura, Bali, Kalimantan, dan yang paling penting adalah ke pulau Sumatra. Akhirnya, Singasari berhasil menguasai perdagangan di selat Malaka menyusul kekalahan kerajaan Melayu. Dominasi kerajaan Singasari berhenti di tahun 1292 ketika terjadi pemberontakan oleh Jayakatwang yang berhasil mengakhiri hidup Kertanegara, dan Jayakatwang kembali dibunuh oleh Raden Wijaya yang merupakan anak dari Kertanegara. Nantinya, Raden Wijaya akan mendirikan Majapahit, salah satu kerajaan yang terbesar di Nusantara pada masa itu.

Ketika Majapahit mengalami banyak permasalahan tentang siapa yang menjadi penerus, beberapa perang sipil terjadi dan membuat Majapahit kehilangan kekuatan mereka sendiri. Ketika Majapahit mulai runtuh, pulau Jawa juga mulai berubah dengan berkembangnya Islam, dan keruntuhan Majapahit ini menjadi momentum bagi kesultanan Demak untuk menjadi kerajaan yang paling kuat. Kesultanan Demak ini nantinya juga memainkan peranan penting dalam menghalau kekuatan kolonial Portugis yang datang. Dua kali Demak menyerang Portugis ketika para kaum Portugis menundukkan Malaka. Demak juga dikenal dengan keberanian mereka menyerang aliansi Portugis dan Kerajaan Sunda. Kesultanan Demak kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Pajang dan Kesultanan Mataram, dan perubahan ini juga memaksa pusat kekuatan berpindah dari awalnya ada di pesisir Demak menuju Pajang di Blora, dan akhirnya pindah lagi ke Mataram tepatnya di Kotagede yang ada di dekat Yogyakarta sekarang ini.

Awal Migrasi Suku Jawa
 
Suku Jawa sendiri diperkirakan memiliki kaitan dengan migrasi penduduk Austronesia menuju Madagaskar pada abad pertama. Meski memang kultur utama dari migrasi ini lebih dekat dengan suku Ma’anyan di Kalimantan, beberapa bagian dari bahasa Malagasy sendiri diambil dari bahasa Jawa. Ratusan tahun setelahnya ketika periode kerajaan Hindu tiba, banyak saudagar Jawa yang bermukim di tempat-tempat lain di Nusantara. Pada akhir abad ke-15 menyusul runtuhnya Majapahit dan berkembangnya Muslim di pantai utara Jawa, banyak orang-orang Hindu dari Jawa yang bermigrasi ke Bali dan berperan dalam majunya kultur Bali.

Selain di dalam negeri, suku Jawa juga muncul di semenanjung Malaya sejak lama. Hubungan antara Malaka dan Jawa sendiri merupakan sebuah hal penting yang berperan besar dalam berkembangnya Islam di Indonesia karena banyak misionaris Islam yang dikirim dari Malaka ke beberapa daerah perdagangan di pantai utara Jawa. Migrasi-migrasi ini memperluas ruang lingkup yang harus ditelaah ketika para sejarawan menyelidiki jejak asal usul suku Jawa dalam sejarah.
 


 

Kamis, 03 Agustus 2017

Sejarah Berdirinya Negara Palestina

Garasisejarah - Negara Palestina yang menyatakan kemerdekaannya pada tanggal 15 November 1988 ini memiliki sebuah kisah menarik di dalamnya. Yang pertama kali mendeklarasikan kemerdekaan negara ini adalah Organisasi Liberasi Palestina (PLO) di Algiers yang saat itu bertindak sebagai government-in-exile, sebutan bagi sebuah kelompok politik yang mengklaim diri mereka sebagai pemerintahan yang legit tapi tidak mampu menggunakan kekuatan mereka dan malah tinggal di negara lain. Daerah yang diklaim sebagai bagian dari negara Palestina ini adalah daerah Tepi barat dan Jalur Gaza, sementara Yerusalem ditentukan sebagai ibu kotanya. Meski begitu, sejak tahun 1967 hampir seluruh daerah yang diklaim oleh Palestina kini diduduki oleh tentara Israel sebagai hasil dari perang Enam Hari yang terjadi pada tanggal 5 hingga 10 Juni di tahun tersebut.


 
Sejarah berdirinya negara Palestina dimulai sejak periode purwa-Kanaan. Hal ini diperkuat dengan sebuah fosil manusia berumur lebih dari 1,5 juta tahun yang lalu pada era Pleistocene. Penemuan fosil tersebut ditemukan di Ubeidiya yang berjarak 3 km dari selatan Laut Galilee. Fosil ini diperkirakan merupakan bukti pertama tentang migrasi awal dari Homo erectus keluar dari Afrika. Pada tahun 1925 di sebuah goa bernama Goa Zuttiyeh juga ditemukan sisa-sisa makhluk hidup yang kemudian diberi nama “Manusia Palestina”. Di daerah selatan Nazareth, pada sebuah situs paleoanthropologis ditemukan 11 tengkorak Homo sapien yang telah menjadi fosil pada sebuah batu. Fosil yang kemudian setelah diteliti memiliki anatomi manusia modern tersebut ternyata berumur sekitar 90.000 hingga 100.000 tahun, dan banyak dari sisa tulangnya diwarnai menggunakan ochre merah yang biasa digunakan dalam proses penguburan.

Setelah periode purwa-Kanaan berlalu dan melewati dua fase masa perunggu, sejarah berdirinya negara Palestina berlanjut dengan periode Kerajaan Mesir Baru sekitar tahun 1550 hingga 1400 sebelum masehi dimana kota-kota Kanaan kini menjadi bagian dari kerajaan Mesir Baru yang melakukan ekspansi besar-besaran menuju daerah Levant dibawah Ahmose I dan Thutmose I. Seluruh urusan politik, komersil, dan militer yang ada di bagian akhir era ini dicatat oleh beberapa ambassador dan pemimpin proksi Kanaan untuk Mesir pada tahun 379 dengan menggunakan tablet yang dikenal dengan nama Surat-surat Amarna. Pada masa pemerintahan pertama dari pharaoh Seti I, beliau menjalankan sebuah misi untuk mengordinasi ulang Kanaan yang kini menjadi dalam aturan mesir hingga daerah Sabuk Shean dan memasang beberapa pemerintahan boneka untuk mengatur daerah tersebut. Pada tahun 1178 sebelum masehi, Ramesses III mengibarkan bendera perang melawan Sea People yang diberi nama Perang Djahy (Kanaan), dimana perang ini menjadi awal dari hilangnya kekuatan Kerajaan Baru Mesir di Levant, dan di saat yang sama merupakan runtuhnya era Perunggu.

Sejarah berdirinya negara Palestina kembali berlanjut menuju era Kerajaan Hellenik dengan penundukannya pada tahun 330 sebelum masehi oleh Alexander Agung setelah sebelumnya berhasil bertahan melalui periode independen Israelite, Philistine, dan Canaanite, periode di bawah pemerintahan kerajaan Neo-Syria dan Neo-Babilon, dan kerajaan Persia (Achaemenid). Pada tahun 323 hingga 301 sebelum masehi, tanah Palestina berulang kali diperintah oleh orang yang berbeda akibat perang Diadochi. Adapula pemimpin-pemimpin yang tertulis dalam sejarah berdirinya negara Palestina di masa itu termasuk Laomedon, Ptolemy I Soter, dan Antigonus I Monophthalmus. Pada tahun 321 sebelum masehi, Ptolemy I Soter membunuh anak dari Antigonus I dalam Perang Gaza, yaitu Demetrius I. Banyaknya angka perang yang terjadi pada era ini membuatah lanskapnya berubah-ubah dalam waktu yang ekstrim dengan perpindahan kekuatan yang sangat cepat terjadi. Hal lainnya yang terjadi adalah mulai banyak kota-kota berbenteng yang dibangun dengan alasan untuk menghalau pasukan musuh.

Negara Palestina di Era Modern

Era kerajaan Romawi yang mencatatkan bagian lain dalam sejarah berdirinya negara Palestina berlangsung selama 3 periode yaitu Romawi Iudea pada tahun 63 sebelum masehi yang kemudian dilanjutkan oleh periode Romawi Syria Palestina pada tahun 132 sebelum masehi, dan berakhir di sekitar tahun 630-an karena kekalahan pasukan Romawi dalam beberapa perang besar. Kekalahan pasukan Romawi juga membuka gerbang bagi masuknya kekhalifahan Muslim yang dipimpin oleh Rashidun dan Umayyad hingga tahun 968 sebelum akhirnya Kekhalifahan Fatimid menyerang. Kekhalifahan Fatimid hanya mampu bertahan hingga tahun 1054 dan mulai runtuh karena serangan dari para crusader saat Perang Salib.

Sejarah berdirinya negara Palestina moderen dimulai dari tahun 1516 ketika Ottoman Turki menduduki Palestina dan Istanbul ditunjuk sebagai pemerintah lokalnya. Kekuasaan akan Palestina terancam ketika Napoleon memulai perang di tahun 7 Maret hingga Juli tahun 1799. Penyerangan ini gagal dan berakhir saat Napoleon dibunuh oleh adiknya yang bekerja sama dengan Ottoman. Pada tanggal 10 Mei 1832, daerah Syria Ottoman dikuasai oleh ekspansionis Mesir di bawah pimpinan Muhammad Ali dalam perang Mesir-Ottoman di tahun 1831, meski begitu pihak Ottoman kembali melawan dan baru kalah ketika mereka bergabung dengan Kekaisaran Jerman dalam Perang Dunia I.

Dimulai dari sekitar tahun 2000-an, pihak Palestina yang daerahnya mulai diklaim oleh Israel mulai memberontak dan serangan pertama mereka dikenal sebagai Al-Aqsa Intifada. Pada tahun 2002, sebuah resolusi untuk pengakhiran konflik Israel-Palestina diajukan oleh Amerika, Uni Eropa, Rusia, dan PBB. Pada tahun 2004 juga George W. Bush meminta bahwa sebuah negara Palestina bisa hidup berdampingan dengan Israel. Pada tahun 2005, pasukan milisi Palestina mulai menembakkan roket Qassam ke arah Israel. Perang yang tak kunjung henti antara Palestina dan Israel ini menjadi bagian kelam dalam sejarah berdirinya negara Palestina.




 

Rabu, 02 Agustus 2017

Sejarah Perang Mu’tah – 3.000 Pasukan Muslim Melawan 200.000 Pasukan Romawi

Garasisejarah - Pada sekitar abad ke-7 hingga ke-11, terjadi beberapa seri perang yang melibatkan Muslim Arab dengan kerajaan Romawi Timur atau yang disebut juga dengan kerajaan Byzantine. Peperangan besar ini terjadi ketika ekspedisi Muslim yang ada di bawah pimpinan Rashidun dan kekhalifahan Umayyad baru saja dimulai pada awal abad ke-7, dan dilanjutkan oleh penerusnya hingga pertengahan abad ke-11. Salah satu perang ini merupakan perang besar yang dikenal dengan nama perang Mu’tah. Sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi sendiri dimulai pada tahun 8 Hijriah (sekitar tahun 629 Masehi) di sebuah desa di Mu’tah, bagian timur dari sungai Jordan dan Karak.


 
Sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi tidak akan dimulai tanpa sebelumnya ada sesuatu yang lebih besar, yaitu perselisihan antara pihak Byzantine dengan Muslim. Hal ini disebabkan oleh ledakan penduduk Arab dari Arab Peninsula pada tahun 630-an yang menyebabkan hilangnya sebagian besar area jajahan Byzantine di bagian selatan yaitu Syria dan Mesir yang berhasil direbut umat Muslim. Dalam rentang waktu 50 tahun, pasukan Muslim yang ada di bawah kekhalifan Umayyad yang agresif tak henti meluncurkan serangan berulang ke area Asia Minor yang saat itu menjadi daerah kekuasaan kerajaan Byzantine. Selain serangan, dua kali ancaman untuk penundukkan Konstantinopel juga dilayangkan.

Latar belakang perang Mu’tah sendiri terjadi ketika perjanjian Hudaybiyyah mengatur gencatan senjata antara kaum Quraish dan tentara yang mengatur kekuatan di Mekah. Badhan, pemerintah Sassani dari Yemen sudah mulai masuk Islam, begitu juga kaum-kaum yang ada di Arab Selatan, meningkatkan kekuatan militer di Madinah. Karena hal ini, Muhammad menjadi sedikit lebih bebas dan bisa fokus terhadap suku Arab yang ada di utara, yaitu Bilad al-Sham. Salah satu sejarawan Islam menyatakan bahwa pergerakan militer ke utara adalah karena perlakuan yang buruk pihak utara kepada utusan yang dikirim Muhammad, dimana utusan tersebut dibunuh. Yang menyebabkan kerajaan Byzantine ikut campur adalah karena kaum Bani Sulaym dan Dhat al Taih merupakan kaum yang ada dalam perlindungan Byzantine.

Sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi dimulai ketika pada awal tahun 8 Hijriah (sekitar tahun 629 Masehi), Muhammad menggerakkan pasukannya menuju area Jumada al-Awwal untuk ekspedisi singkat dengan tujuan menyerang dan menghukum kaum yang membunuh utusannya. Pemimpin pasukan ini ialah Zayd ibnu Haritha, dengan Jafar ibnu Abi Talib dan Abdullah ibnu Rawahah tepat di bawahnya. Pemimpin Ghassanid dipercaya telah mengetahui tentang serangan yang direncanakan oleh Muhammad ini, sehingga ia mulai menyiapkan pasukannya dan meminta bantuan dari Byzantine. Ada dua versi tentang siapa yang memimpin pasukan besar dari Romawi ini, dimana salah satu versi mengatakan bahwa pemimpinnya adalah Heraclius langsung, dan versi lain adalah adik dari Heraclius, yaitu Theodorus.

Ketika pasukan Muslim tiba di area timur Jordan dan mengetahui ukuran tentara yang dibawa oleh pasukan Byzantine, mereka menjadi takut. Mayoritas dari mereka ingin menunggu sebentar dan menunggu bantuan dari Madinah datang, tapi kemudian Abdullah ibnu Rawahah mengingatkan mereka tentang keinginan jihad, dan mempertanyakan apakah baik jika mereka menunggu sedangkan apa yang mereka inginkan ada di depan mereka. Mendengar pernyataan dari Abdullah tersebut, hati para pasukan tergerak, dan segala keraguan yang menghantui mereka beberapa saat lalu mendadak hilang sehingga mereka berani untuk terus maju ke medan perang melawan pasukan yang jumlahnya hampir 67 kali jumlah mereka sendiri.

Pertikaian pertama antara pihak Muslim dan Byzantine yang membuka sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi – terjadi di kamp mereka sendiri, di desa Musharif dimana mereka kemudian mundur ke Mu’tah. Baru di Mu’tah lah perang besar terjadi. Beberapa sumber Muslim mengatakan bahwa perang yang terjadi ini mengambil tempat di antara dua lembah dengan tinggi yang berbeda, dimana hal itu menetralkan superioritas jumlah yang dimiliki tentara Byzantine. Dalam perang ini, ketiga pemimpin pasukan Muslim tumbang satu persatu dimulai dari Zayd ibnu Haritha yang disusul oleh Jafar ibn Abi Talib dan Abdullah ibnu Rawahah setelahnya. Al-Bukhari melaporkan bahwa di bagian depan tubuh Jafar terdapat 50 luka tusuk. Melihat semangat tentara Muslim yang mulai menciut, Thabit ibnu Al-Arqam mengambil alih komando dan menyelamatkan pasukannya dari kehancuran total. Setelah perang selesai, para pasukan meminta Thabit menjadi pemimpin mereka yang ia tolak, dimana ia kemudian meminta Khalid ibnu al-Walid untuk memimpin.

Ketika perang, Khalid dilaporkan menggunakan 9 pedang yang seluruhnya rusak karena peperangan lanjutan yang terjadi sangatlah intens. Pada akhirnya, Khalid melihat bahwa situasi mereka sangat terdesak dan mulai bersiap untuk mundur. Ia terus mengonfrontasi Byzantine dalam pertikaian kecil, tapi menghindari pertikaian besar. Suatu malam, Khalid mengganti posisi pasukannya dan membawa rearguard yang telah dipasangkan bendera baru. Hal ini untuk membuat impresi bahwa ada pasukan tambahan yang dikirim dari Madinah. Khalid juga memerintahkan kepada para kavaleri untuk mundur ke belakang bukit pada malam hari agar gerakan mereka tidak diketahui oleh pihak Byzantine, dan kembali pada siang hari sambil menaikkan jumlah debu yang bisa mereka kumpulkan sebanyak mungkin. Hal ini menjadi bagian penutup sejarah perang Mu’tah – 3.000 pasukan Muslim melawan 200.000 pasukan Romawi – dimana pihak Byzantine percaya akan adanya pasukan yang menolong dari Madinah, dan memutuskan untuk mundur.